Contoh Soal Akuntansi Sma Fifo Lifo Dan Jawabannya

Contoh Soal Akuntansi Sma Fifo Lifo Dan Jawabannya

bagaimana perhitungan fifo lifo pada akuntansi?

Daftar Isi

1. bagaimana perhitungan fifo lifo pada akuntansi?


fifo tata cara pencatatan barang yang pertama masuk yaitu barang yang terlebih dahulu dikeluarkan
sedangkan lifo barang terakhir yang masuk yaitu barang yang pertama keluar

2. Perbedaan metode FIFO dgn LIFO pada akuntansi..


Perbedaan metode FIFO dan LIFO pada akuntansi yaitu jika pada metode FIFO barang yang masuk pertama maka akan dijual pertama, sedangkan metode LIFO yaitu barang yang masuk terakhir maka akan dijual pertama.

Penjelasan:

FIFO dan LIFO merupakan metode metode yang digunakan dalam persediaan barang, Mengatur persediaan barang harus sesuai dengan metode yang digunakan, tujuannya yaitu supaya lebih mudah mengetahui umur barang sehingga barang yang dijual tidak expired atau masa berlakunya habis.

Pelajari lebih lanjut

Materi tentang konsumen perusahaan dagang brainly.co.id/tugas/17356988

---------------------------------------------

Detil Jawaban

Kelas : XII (3 SMA)

Mapel ; Ekonomi

Bab : Penyusunan Siklus Akuntansi pada Perusahaan Dagang

Kode : 12.12.6


3. kerjakan soal soal tersebut dengan metode a. perpetual fifob. perpetual lifoc. priodik fifod. priodik lifo​


Jawaban:

D.priodik lifo

Penjelasan:

maaf kalau salah


4. mengapa nilai persediaan akhir metode LIFO perpetual dan LIFO periodik dapat menunjukkan angka yang sama atau pun berbeda begitu pula pada metode FIFO perpetual dan FIFO periodik akan selalu sama


Karena baik periodik maupun perpetual, alurnya tetap saja mengikuti asumsi arus keluar barang (FIFO atau LIFO) sehingga HPP dan nilai persediaan akhir bernilai sama pd 2 metode pencatatan tsb.

5. tuliskan 3contoh lifo dan fifo​


Jawab:

LIFO (Last In, First Out) dan FIFO (First In, First Out) adalah dua metode yang umum digunakan untuk mengelola inventaris dan memproses data. Berikut adalah tiga contoh untuk masing-masing:

Contoh LIFO (Masuk Terakhir, Keluar Pertama):

1. Tumpukan Piring: Bayangkan Anda memiliki setumpuk piring, dan Anda terus menambahkan piring baru di atas tumpukan tersebut. Saat Anda perlu menggunakan piring, Anda akan mengambil piring paling atas dari tumpukan, yang akan menjadi piring terakhir yang Anda tambahkan.

2. Manajemen Persediaan: Dalam sistem persediaan LIFO, barang yang paling baru diperoleh diasumsikan sebagai barang yang dijual atau digunakan terlebih dahulu. Ini sering digunakan dalam situasi di mana biaya persediaan meningkat, dan asumsinya adalah barang terakhir yang dibeli adalah yang pertama dijual.

3. Riwayat Peramban: Dalam peramban web, prinsip LIFO diterapkan pada daftar riwayat. Situs web terbaru yang Anda kunjungi ditambahkan ke bagian atas daftar riwayat, dan saat Anda menggunakan tombol kembali, Anda akan menavigasi ke situs web terakhir yang Anda kunjungi.

Contoh FIFO (Masuk Pertama, Keluar Pertama):

1. Antrean di Bank: Bayangkan antrian orang mengantri di bank. Orang yang datang pertama (first in) akan dilayani terlebih dahulu (first out), dan orang yang datang terakhir akan dilayani terakhir.

2. Checkout Toko Kelontong: Dalam sistem FIFO, pelanggan di kasir toko kelontong dilayani sesuai urutan mereka tiba di antrian. Pelanggan pertama dalam antrean adalah yang pertama dilayani, dan seterusnya.

3. Buffer Data: Dalam ilmu komputer, FIFO digunakan dalam struktur data seperti antrian. Data ditambahkan ke belakang antrian dan dihapus dari depan. Ini umumnya digunakan dalam skenario di mana data perlu diproses sesuai urutan penerimaannya, seperti dalam spooler cetak atau penjadwalan tugas.

Singkatnya, LIFO dan FIFO adalah metode berbeda yang digunakan dalam berbagai skenario dunia nyata, dan penerapannya bergantung pada persyaratan khusus dari situasi tersebut.

Penjelasan dengan langkah-langkah:


6. apa yang dimaksud metode LIFO , FIFO dan Avarnge??



Pengertian Metode FIFO (Masuk pertama keluar pertama)

Yaitu metode pencatatan  barang persediaan yang mengasumsikan persediaan yang pertama masuk akan dikeluarkan atau dijual terlebih dahulu, dan persediaan yang masuk terakhir akan dikeluarkan belakangan atau dikemudian hari. Artinya persediaan yang dicatat pertama kali saat penjualan adalah persediaan yang pertama kali masuk. Metode ini sangat baik untuk menghindari persediaan yang rusak akibat penyimpanan dalam gudang yang terlalu lama, juga sangat relevan untuk pencatatan persediaan yang disajikan berdasarkan harga terkini.

Pengertian Metode LIFO (Masuk terakhir keluar pertama)

Yaitu metode pencatatan barang persediaan yang mengasumsikan unit persediaan yang terakhir dibeli akan dijual atau dikeluarkan terlebih dahulu, dan unit persediaan yang pertama dibeli akan dikeluarkan atau dijual dikemudian hari. Dalam metode LIFO persediaan yang pertama kali dicatat saat penjualan adalah persediaan yang teakhir masuk.  Kelebihan menggunakan LIFO adalah Pengukuran pendapatan yang lebih baik, karena barang yang dijual dibebani dengan HPP yang terakhir sehingga lebih realistis. Jika harga cenderung naik maka HPP menjadi lebih tinggi sehingga laba kecil dan menyebabkan pajak yang dibayar juga kecil.
Sedangkan Kelemahannya adalah Jika harga cenderung naik maka laba akan nampak lebih kecil, dan hal ini tidak disenangi terutama oleh pemegang saham. Nilai persediaan yang dicantumkan di neraca tidak realistis.

Pengertian Metode Everage (Rata-rata)

Metode Everage atau disebut juga metode rata-rata tertimbang adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perunit persediaan berdasarkan rata-rata tertimbang dari unit yang serupa dan biaya unit yang dibeli selama suatu periode. Caranya adalah dengan membagi biaya semua barang yang tersedia untuk dijual dengan unit yang tersedia untuk dijual dan hasilnya adalah biaya rata-rata perunit. Setelah ditemukan biaya rata-rata perunit baru beban pokok penjualan dihitung dengan dasar harga rata-rata perunit

7. cara mengerjakan fifo lifo


metode fifo dri atas ke bawah
medote lifo dari bawah ke atas

8. assalamualaikum kakak bisa mint. tolong jawabkan soal akutansi ini kakak soalnya guru nya nggak ngasih contohsoalnya: buatlah metode perpetual,FiFO,LiFO,dan rata rata​


Jawaban:

maaf kak tapi saya gak ngerti

Penjelasan:

semoga membantujgn lupa follow ya kakdan jadikan ke jawaban yg terbaik

9. Apa kekurangan dan Kelemahan Fifo, Lifo Dan Averangge?


Beda di persedian akhir bandingin aja

10. Apakah boleh perusahaan mengubah metode perhitungan hpp? Dari fifo ke lifo. Dari lifo ke average


tidak boleh.
maaf kalo salah jawabanya

11. apa yg dimaksud dgn fifo dan lifo?​


fifo(first in first out/masuk pertama keluar pertama) artinya metode pencatatan persediaan dengan cara mengeluarkan/menjual barang yang dibeli pertama. contohnya untuk pencatatan persediaan beras, yang dijual adalah yang terlebih dulu, untuk menghindari kerusakan pada beras.

lifo (last in first out/masuk terakhir keluar pertama) artinya metode pencatatan persediaan dengan cara mengeluarkan/menjual barang dari barang yang dibeli terakhir.

mohon maaf kalau salah, semoga membantu


12. cara mengisi fifo lifo


kalo metode fifo, artinya barang pertama masuk pertama dijual. jadi kalo kita mau jual barang digudang jadi dikeluarkan yg pertama.

sedangkan lifo, barang terakhir dibeli, pertama dijual. kebalikan fifo.

13. Jelaskan pengertian dari metode FIFO, LIFO, dan Average.


Penjelasan:

FIFO = First In First Out

adalah metode pencatatan persediaan, dimana persediaan yang datang pertama kali (datang paling awal) maka dijual pertama kali.

LIFO = Last In First Out

adalah pencatatan persediaan yang mana persediaan yang datang paling baru, dijuat paling pertama. atau baru masuk, langsung di jual lagi

Average = rata²

yaitu pencatatan persediaan dengan menghitung rata² harga per produk saat akan menjual.


14. apa perbedan FIFO dan LIFO pada struktur data?


seperti namanya
FIFO = First In First Out, artinya data yang ditambahkan duluan akan dikeluarkan (pop) duluan. bayangkan sebuah tabung yg memiliki 2 buah pintu, data yang pertama masuk dari pintu satu akan keluar pertama sekali di pintu kedua.

LIFO = Last In First Out, data yang terakhir masuk akan keluar dahulu. bayangkan sebuah tabung yang hanya memiliki satu pintu. tentunya data yang masuk pertama akan keluar terakhir karena berada di paling bawah.

15. Percetakan menggunakan fifo atau lifo


Metode fifo (First In First Out)
Adalah metode pencatatan transaksi pada kartu persediaan barang dengan menyesuaikan transaksi yang pertama di catat)

Metode Lifo (Last In First Out)
Adalah metode pncttan transaksi dg menyesuaikan transaksi yang terakhir di catat

16. Contoh aktifitas sehari hari dari metode fifo,lifo dan average


Jawaban:

Dalam akuntansi persediaan barang bisa dihitung dalam beberapa metode, dimana metode ini bisa disesuaikan dengan jenis perusahaan dan juga kepentingan perusahaan. Beberapa metode perhitungan persediaan yang populer digunakan adalah metode FIFO (First in First Out), LIFO (Last In First Out), dan Average. Kemudian, ada dua sistem pencatatan persediaan yang digunakan yaitu sistem perpetual dan periodik. Biasanya dalam menghitung persediaan, akan dihitung pula HPP (Harga Pokok Penjualan) dan laba kotor. Namun, di pembahasan kali ini kita akan fokus pada cara dan contoh perhitungan Metode FIFO, LIFO dan Average saja.

Contoh Soal atau Data Persediaan untuk Perhitungan Metode FIFO, LIFO dan Average

Untuk lebih jelasnya berikut ini ada contoh data penjualan dan pembelian persediaan selama tahun 2017 di PT. XY :

Tanggal

Keterangan

Kuantitas (unit)

Harga (Rp)

1 Jan

Persediaan awal

100

100.000

5 Feb

Pembelian

300

120.000

7 Maret

Penjualan

100

150.000

10 April

Penjualan

100

150.000

2 Mei

Pembelian

100

130.000

5 Juni

Penjualan

200

160.000

6 Juli

Pembelian

300

125.000

7 Oktober

Penjualan

100

160.000

10 November

Penjualan

200

170.000

3 Desember

Pembelian

100

130.000

Dari data di atas, berikut ini akan kita ulas cara perhitungannya menggunakan metode FIFO, LIFO dan Average.

Cara Perhitungan Metode FIFO

Dalam penerapan metode FIFO berarti perusahaan akan menggunakan persediaan barang yang lama/pertama masuk untuk dijual terlebih dahulu. Jadi biasanya persediaan akhir barang dagangan akan dinilai dengan nilai perolehan persediaan yang terakhir masuk. Metode FIFO cocok diterapkan pada perusahaan yang menjual produk yang memiliki masa kadaluarsa, seperti makanan, minuman, obat dan lain sebagainya. Berikut adalah contoh perhitungan metode FIFO dari data di atas:

Tanggal

Pembelian

Harga Pokok Penjualan

Persediaan

Unit

Harga/ Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

Unit

Harga/ Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

Unit

Harga/Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

01 Jan

-

-

-

-

-

-

100

100

10.000

05 Feb

300

-

120

-

36.000

-

-

-

-

-

-

-

100

300

100

120

10.000

36.000

07 Mar

-

-

-

100

100.000

10.000.000

300

120

36.000

10 Apr

-

-

-

100

120.000

12.000.000

200

120

24.000

02 Mei

100

-

130

-

12.000

-

-

-

-

-

-

-

200

100

120

130

24.000

13.000

05 Jun

-

-

-

200

120

24.000

100

130

13.000

06 Jul

300

-

125

-

37.500

-

-

-

-

-

-

-

100

300

130

125

13.000

37.500

07 Okt

-

-

-

100

130

13.000

300

125

37.500

10 Nov

-

-

-

200

125.000

25.000.000

100

125

12.500

03 Des

100

-

130

-

13.000

-

-

-

-

-

-

-

100

100

125

130

12.500

13.000

Total

800

-

98.500

700

-

84.000

200

-

25.500

*hitungan ribu

Cara Perhitungan Metode LIFO

Dalam penerapan metode LIFO berarti perusahaan akan menggunakan persediaan barang yang baru/terakhir masuk untuk dijual terlebih dahulu. Jadi biasanya persediaan akhir barang dagangan akan dinilai dengan nilai perolehan persediaan yang pertama atau awal masuk. Berikut adalah contoh perhitungan metode FIFO dari data di atas:

Tanggal

Pembelian

Harga Pokok Penjualan

Persediaan

Unit

Harga/ Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

Unit

Harga/Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

Unit

Harga/Unit (Rp)*

Total Harga (Rp)*

01 Jan

-

-

-

-

-

-

100

100

10.000

05 Feb

300

-

120

-

36.000

-

-

-

-

-

-

-

100

300

100

120

10.000

36.000

07 Mar

-

-

-

-

-

-

100

-

120

-

12.000

-

100

200

100

120

10.000

24.000

10 Apr

-

-

-

-

-

-

100

-

120

-

12.000

-

100

100

100

120

10.000

12.000

02 Mei

100

-

-

130

-

-

12.000

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

100

100

100

100

120

130

10.000

12.000

13.000

05 Jun

-

-

-

-

-

-

100

100

130

120

13.000

12.000

100

100

10.000

06 Jul

300

-

125

-

37.500

-

-

-

-

-

-

-

100

300

100

125

10.000

37.500

07 Okt

-

-

-

-

-

-

100

-

125

-

12.500

-

100

200

100

125

10.000

25.000

10 Nov

-

-

-

200

125

25.000

100

100

10.000

03 Des

100

-

130

-

13.000

-

-

-

-

-

-

-

100

100

100

130

10.000

13.000

Total

800

-

98.500

700

-

86.500

200

-

23.000

*hitungan ribu

Cara Perhitungan Metode Average

Dalam penerapan metode Average berarti perusahaan akan menggunakan persediaan barang yang ada di gudang untuk dijual tanpa memperhatikan barang mana yang masuk lebih awal atau akhir. Jadi persediaan akhir barang dagangan akan dinilai dengan nilai perolehan persediaan rata-rata yang masuk. Berikut adalah contoh perhitungan metode Average dari data di atas:

Tanggal

Pembelian

Harga Pokok Penjualan

Persediaan

Unit

Harga/ Unit (Rp)

Total Harga (Rp)

Unit

Harga/Unit (Rp)

Total Harga (Rp)

Unit

Harga/Unit (Rp)

Total Harga (Rp)

01 Jan

-

-

-

-

-

-

100

100

10.000

05 Feb

300

120

36.000

-

-

-

400

110

44.000

07 Mar

-

-

-

100

110

11.000

300

110

33.000

10 Apr

100

110

11.000

200

110

22.000

02 Mei

100

130

13.000

-

-

-

300

120

36.000

05 Jun

-

-

-

200

120

24.000

100

120

12.000

06 Jul

300

125

37.500

-

-

-

400

122.5

49.000

07 Okt

-

-

-

100

122.5

12.250

300

122.5

36.750

10 Nov

-

-

-

200

122.5

24.500

100

122.5

12.250

03 Des

100

130

13.000

-

-

-

200

126,25

25.250

Total

800

-

99.500

700

-

82.750

200

-

25.250

Semoga informasi tentang cara dan contoh perhitungan metode FIFO di atas bermanfaat untuk anda semua.

maaf kalau salah dan semoga bermanfaat;")***


17. Bagqimna cara mengubah metode lifo ke fifo


menurut saya , metode tidak dapat diubah saat pertengahan periode pemakai ekonomi berjalan, bisa diubah saat awal periode. akan tetapi , pasti barang yang di jual juga berubah.

fifo (first in first out)
masuk pertama keluar pertama
beli pertama jual pertama
ini biasanya adalah perusahaan yang menjual makanan dan obat
makanan yang pertama di beli, harus segera dijual karena ada nya tanggal kadaluarsa.

kalau lifo
last in first out
yang terakhir dibeli itulah yang pertama di jual.
nah dari kedua metode ini, sudah terlihat jelas bahwa , FIFO lebih MENGUNTUNGKAN.

semoga bermanfaat^^

18. perbedaan fifo dan lifo


FIFO dan LIFO adalah sistem penilaian terhadap barang dagangan pada perusahaan dagang.
FIFO (FIRST IN FIRST OUT) adalah sistem penilaian barang dimana barang yang pertama kali masuk atau stok awal akan dikeluarkan terlebih dahulu
LIFO (LAST IN FIRST OUT) adalah sistem penilaian barang dimana barang yang terakhir kali masuk akan dikeluarkan terlebih dahulu

Good Luck! :D

19. cari metode perhitungan persediaan barang lifo ,fifo di sertai contoh dalam transaksinya


KELAS  : XII
PELAJARAN : AKUNTANSI
Kategori : FIFO LIFO

Lifo (last in first out) merupakan suatu pencatatan nilai dari inventory, dimana nilai yang dikeluarkan dari pencatatan akuntansi.
Sedangkan Fifo (First in first out) metode pencatatan yang mencatat pengurangan nilai inventorynya itu barang yang masuk duluan.

20. Perbedaan FIFO, LIFO, dan Average ?


FIFO = barang yang pertama kali dibeli, merupakan barang yang dijual pertama kali

LIFO = barang yg terakhir masuk, dianggap pertama kali keluar/dijual

AVERAGE = pengeluaran barang secara acak & harga pokok barang dicari dengan cara dicari rata rata nya

21. Pengertian metoda FIFO dan LIFO


Jawaban:

FIFO : Asumsi bahwa persediaan yang terjual adalah persediaan yang pertama kali masuk ke gudang.

LIFO : Asumsi bahwa persediaan yang terjual adalah persediaan yang terakhir masuk ke gudang.

Penjelasan:


22. mana yg lebih baik metode lifo atau fifo? jelaskan!


fifo karena dapat mengontrol barang sesuai dengan tnggal pembelian sehingga memperkecil kemungkinan barang menjadi busuk atau kadaluarsa.

23. apa yang anda ketahui tentang lifo dan fifo ? jelaskan!


Kedua metode ini biasa digunakan utk mencatat nilai persediaan pd perusahaan dagang yaitu perusahaan yg membeli barang kemudian menjual kembali barang tsb tanpa mengubah sifat/bentuk barang.

Metode LIFO (Last In First Out) berarti barang yg dijual / dikeluarkan pd saat penjualan yaitu barang yg terakhir kali masuk ke gudang penyimpanan (atau terakhir dibeli). Jadi, pada saat menjual barang menggunakan metode LIFO, harga barang yg dicatat yaitu harga barang yg terakhir dibeli. Sehingga penilaian persediaan akhirnya itu dinilai dr harga pokok pembelian yg paling awal ini terjadi karena pembelian barang yg paling akhir telah dikeluarkan duluan pd saat penjualan barang

Metode FIFO (First in first out) berarti barang yg dijual / dikeluarkan pd saat penjualan yaitu barang/produk pertama kali masuk kegudang(atau persediaan awal suatu produk/barang atau barang yg pertama kali dibeli). Jadi pada saat penjualan yg dicatat ialah harga barang yg pertama kali dibeli. Sehingga penilaian persediaan akhirnya itu dinilai dr harga pokok pembelian yg paling akhir ini terjadi karena pd saat penjualan barang yg dibeli pertama kali atau persediaan paling" awal yg digudang dijual lebih dulu.

24. Apa itu metode LIFO dan FIFO?


last in first out dan first in first out.. biasanya dalam antrean.. Kalo lifo pengambilan datanya dari posisi terakhir.. Kalo FIFO dari pertama masuk..

semoga benar :))•LIFO(Last In First Out)
Artinya barang yang terakhir masuk adalah barang yang pertama dikeluarkan. Lebih mudahnya, barang yang lama dijual lebih dahulu.
•FIFO(First In First Out)
Artinya barang yang pertama masuk adalah barang yang pertama dikeluarkan. Lebih mudahnya, barang yang masih baru dijual lebih dahulu.

Moga bermanfaat
*^_^*

25. apa perbedaan metode FIFO, LIFO, dan Average?


Jawaban:

Metode FIFO

FIFO (First in First Out) merupakan sebuah metode yang mana sebuah barang pertama kali masuk harus juga pertama kali yang dikeluarkan atau dijual. Jadi, pencatatan persediaan yang terdapat di dalam laporan akan serupa dengan stok yang ada di dalam gudang.

Beberapa jenis usaha yang harus menggunakan metode ini adalah Food n Beverage seperti Toko Makanan, Kue ataupun Minimarket. Produk-produk yang telah disebutkan di atas memiliki jangka waktu atau masa expired yang sangat pendek sehingga akan cepat basi bila tidak dijual secara cepat.

Kelebihan dari penggunaan metode ini adalah menghasilkan HPP atau Harga Pokok Penjualan yang rendah tapi bisa memberikan hasil laba kotor yang tinggi.

Metode LIFO

LIFO (Last In First Out) metode ini kebalikan dari FIFO yakni membuat produk yang dimasukkan terakhir kali ke dalam penjualan lebih awal. Sedangkan, produk yang sudah ada sejak pertama akan dijual pada kemudian hari. LIFO digunakan agar penataan barang menjadi lebih mudah.

Metode LIFO ini juga menguntungkan bagi para pelaku usaha karena mereka bisa menghemat pengeluaran pajak ketika sedang terjadi inflasi. Kenapa? Karena pada saat inflasi terjadi, laba yang mereka hasilkan lebih sedikit namun tidak akan mempengaruhi laba operasi.

Contoh pelaku usaha yang menggunakan metode ini adalah penjual baju. Mereka akan menjual baju yang sedang tren, tidak peduli itu kapan dimasukkan ke dalam stok. Jika model baju yang sedang tren baru dimasukkan, mereka bisa menjualnya terlebih dahulu karena minat dari pasar yang tinggi

Dengan demikian, stok baju yang lebih lama akan ditahan di dalam gudang dan menunggu dijual ketika tren kembali berubah di kemudian hari. Cara ini juga biasa digunakan untuk mendapatkan laba yang lebih besar dalam suatu tren baju yang sedang berkembang.

Metode FEFO

FEFO (First Expired First Out) adalah metode yang mana menjual produk dengan jangka waktu kadaluarsa pendek terlebih dahulu kepada pelanggan. Dengan kata lain, pemilik usaha tidak perlu memikirkan kapan produk itu masuk melainkan kapan produk itu akan kadaluarsa. Jadi, ia bisa saja menjual produk yang baru saja masuk.

Contoh usaha yang menggunakan metode FEFO adalah apotek. Biasanya, para pemilik usaha ini akan menjualkan obat dengan masa expired pendek terlebih dahulu. Caranya, mereka akan menempatkan produknya dalam urutan terdepan sehingga bisa dilihat oleh calon pelanggan yang datang ke apotek.

Jika diperhatikan secara lebih rinci, Metode FEFO cukup mirip dengan Metode FIFO karena ada beberapa jenis usaha yang bisa menggunakannya. Namun, FEFO disebut lebih efisien sebab mampu mengurangi angka kerugian dalam sebuah bisnis

Penjelasan:

MAAF KALAU SALAH YA


26. perbedaan antara penentuan nilai persediaan barang dengan metode FIFO daan LIFO yang benar berikut iniA.Metode FIFO hanya digunakan pada sistem Fisik sedangkan LIFO pada sistem perpetualB.Metode FIFO hanya digunakan pada sistem perpetual sedangkan LIFO pada sistem periodikC.Dalam kondisi inflasi metode FIFO lebih menguntungkan dibandingkan metode LIFOD.Dalam kondisi inflasi metode LIFO lebih menguntungkan dibandingkan metode FIFOE.Dalam kondisi deflasi metode FIFO lebih menguntungkan dibandingkan metode  LIFO


metode FIFO di gunakan pada sistim periodik. sedangkan LIFO di gunakan pada sustim perpektual

27. bagaimana cara penyelesaian metode lifo fifo dan average


Ketiga metode ini biasa digunakan utk mencatat nilai persediaan pd perusahaan dagang yaitu perusahaan yg membeli barang kemudian menjual kembali barang tsb tanpa mengubah sifat/bentuk barang.
Metode LIFO (Last In First Out) berarti barang yg dijual / dikeluarkan pd saat penjualan yaitu barang yg terakhir kali masuk ke gudang penyimpanan (atau terakhir dibeli). Jadi, pada saat menjual barang menggunakan metode LIFO, harga barang yg dicatat yaitu harga barang yg terakhir dibeli. Sehingga penilaian persediaan akhirnya itu dinilai dr harga pokok pembelian yg paling awal ini terjadi karena pembelian barang yg paling akhir telah dikeluarkan duluan pd saat penjualan barang

Metode FIFO (First in first out) berarti barang yg dijual / dikeluarkan pd saat penjualan yaitu barang/produk pertama kali masuk kegudang(atau persediaan awal suatu produk/barang atau barang yg pertama kali dibeli). Jadi pada saat penjualan yg dicatat ialah harga barang yg pertama kali dibeli. Sehingga penilaian persediaan akhirnya itu dinilai dr harga pokok pembelian yg paling akhir ini terjadi karena pd saat penjualan barang yg dibeli pertama kali atau persediaan paling" awal yg digudang dijual lebih dulu.

Sedangkan Metode AVERAGE (rata"), pd saat penjualan dicatat harga dgn cara mencari harga pokok/unitnya terlebih dahulu (yaitu harga pembelian total + harga persediaan awal : jumlah unit), sehingga nilai penjualannya dpt diambil dr jumlah barang yg dijual x harga pokok/unit. Dan nilai persediaan akhirnya didapat dari sisa unit x dgn harga pokok/unit.

#Dibaca pelan", supaya ngerti :D

28. mengapa nilai persediaan akhir metode LIFO perpetul dan LIFO periodik dapat menunjukkan angka yang sama ataupun berbeda ,begitu pula pada metode FIFO perpetual dan FIFO periodik akan selalu sama


Y karena di metode ini akan menunjukan jumlah yang sama ketika jumlah nya tidak bertentangan ,,,namun apabila kita menggunakan average bergerak atau tertimbang ,,jumlahnya pasti akan berbeda karena menggunakan rata rata bergerak dan tertimbang

29. jelaskan perbedaan metode fifo dan metode lifo


fifo metode menganggap bahwa harga pokok dari suatu barang yang pertama kali dibeli akan dianggap sebagai barang yang nantinya akan dijual lagi pertama kali. Di dalam FIFO metode, suatu persediaan akhir juga akan dianggap sebagai harga pokok pembelian yang paling akhir.

LIFO metode merupakan beban biaya yang berasal dari pembelian terakhir serta memberikan biaya yang paling lama pada akun persediaan. Terdapat beberapa cara dalam menerapkan LIFO metode. Sebab tiap variasi menghasilkan angka yang beragam dalam biaya bahan baku yang di keluarkan, biaya persediaan akhir serta laba. Maka dari itu penting untuk mengikuti prosedur yang sudah di tentukan secara konsisten.

30. apa yang membedakan antara metode Fifo, lifo, dan average??​


Metode FIFO

FIFO (First in First Out) merupakan sebuah metode yang mana sebuah barang pertama kali masuk harus juga pertama kali yang dikeluarkan atau dijual. Jadi, pencatatan persediaan yang terdapat di dalam laporan akan serupa dengan stok yang ada di dalam gudang.

Beberapa jenis usaha yang harus menggunakan metode ini adalah Food n Beverage seperti Toko Makanan, Kue ataupun Minimarket. Produk-produk yang telah disebutkan di atas memiliki jangka waktu atau masa expired yang sangat pendek sehingga akan cepat basi bila tidak dijual secara cepat.

Metode LIFO

LIFO (Last In First Out) metode ini kebalikan dari FIFO yakni membuat produk yang dimasukkan terakhir kali ke dalam penjualan lebih awal. Sedangkan, produk yang sudah ada sejak pertama akan dijual pada kemudian hari. LIFO digunakan agar penataan barang menjadi lebih mudah.

Metode LIFO ini juga menguntungkan bagi para pelaku usaha karena mereka bisa menghemat pengeluaran pajak ketika sedang terjadi inflasi. Kenapa? Karena pada saat inflasi terjadi, laba yang mereka hasilkan lebih sedikit namun tidak akan mempengaruhi laba operasi.

Metode Average

Metode rata-rata yang digunakan untuk menghitung biaya unit persediaan. Cara mendapatkan metode ini adalah dengan membagi biaya semua produk yang tersedia di dalam gudang dengan unit yang tersedia untuk dijual. Hasilnya, merupakan biaya rata-rata setiap unit dari produk yang akan dijual.

Semoga membantu dan jadikan yang terbaik <3


31. diminta fifo, lifo, dan rata rata​


Jawaban:

Jawaban dari saya ada dilampiran yah


32. cara menghitung fifo lifo


Harga Pokok Penjualan Metode LIFO 
LIFO, yang berakronim Last In First Out, adalah barang yang terakhir masuk, akan dijual paling awal (lebih dahulu). aneh? bisa dibilang iya, karena dengan metode ini akan membuat HPP akan menjadi tidak realistis. Coba dipikirkan, biaya yang dibebankan mempergunakan cost dari pembelian yang terakhir dan tidak memperhitungkan bahwa ada kemungkinan barang dagang yang dijual bercampur antara persediaan barang yang menggunakan harga yang lama dengan persediaan barang baru dengan harga yang berbeda (harga baru). di Amerika, metode LIFO ini tidak dianjurkan untuk diimplementasikan dan dianggap sebuah praktek yang ilegal, pun bila ada yang menggunakan metode LIFO akan diawasi dengan sangat ketat oleh pemerintah disana.

Baiklah, mari kita mencoba hitung Harga Pokok Penjualan atau HPP dengan metode LIFO ini. saya akan tulis kembali soal yang sama seperti pada metode rata rata dan metode FIFO.
UD Albirin Asri yang merupakan sebuah toko yang berdagang menjual beras pada tanggal 1 April mempunyai persediaan sejumlah 1 kwintal (100 kg) beras senilai Rp 300.000. tampak beberapa transaksi yang terlihad pada buku catatan UD Albirin Asri seperti berikut:
DateTransaksi
KuantitasUnit PriceJumlah 01-Apr Penjualan
404.500180.000 10-Apr pembelian
303.10093.000 10-Apr Penjualan
664.650302.000 20-Apr pembelian
253.20080.000 30-Apr pembelian
403.250130.000 30-Apr Penjualan
254.875121.875
dan inilah rangkumannya

Rangkuman Total Pembelian
95
303.000 Total Penjualan
130
604.000
Transaksi pada 1 April:
Kita bisa mengetahui hasilkan akan sama dengan metode metode sebelumnya, jadi kita lewati saja

Transaksi 10 April 2015:
Opening Balance (saldo awal) 60 kg dengan unit cost Rp 3.000
Purchase (pembelian) 30 kg dengan harga Rp 3.100 per kg, jadi total pembelian sebesar Rp 93.000
yang berhasil dijual sebanyak 65 kg, unit cost mana yang digunakan?
dengan konsep LIFO, maka :
30 kg x Rp 3.100 = Rp   93.000 35 kg x Rp 3.000 = Rp 105.000                                --------------- (+)        Total COGS =  Rp 198.000
dan bila dibuatkan tabel, akan nampak seperti dibawah ini:
LIFO METHOD Date/Acc 01-Apr 10-Apr 10-Apr 20-Apr 30-Apr Total Opening Balance Qty 100 60 60 25 50 50 Rp 300.000 180.000 180.000 77.500 155.000 155.000 Purchase Qty
30
25 40 95 U/Prx
3.100
3.200 3.250
Rp
93.000
80.000 130.000 303.000 Sold (COGS) Qty 40 30 35
25 130 U/Prx 3.000 3.100 3.000
3.200
Rp 120.000 93.000 105.000
80.000 398.000 Closing Balance Qty 60 60 50 50 65 65 Rp 180.000 180.000 155.000 157.500 205.000 205.000

Summary :

Opening Balance
100 300.000 Purchase
95 303.000 Sold (COGS)
130 398.000 Closing Balance
65 205.000
Notes: Jangan Lupa perhatikan summarynya juga

Kesimpulan:
Dengan Mempergunakan tiap masing masing metode, baik metode rata rata, metode FIFO, Metode LIFO pada postingan sebelumnya, dengan soal yang sama, hasilnya: 
summary-nya saya pindahkan kesini, coba perhatikan pada summary-nya masing masing
Summary
Average Method FIFO Method LIFO Method
Qty Value Qty Value Qty Value Opening Balance
100 300.000 100 300.000 100 300.000 Purchase
96 303.000 96 303.000 96 303.000 Sold (COGS)
130 396.565 130 393.000 130 398.000 Closing Balance
65 206.435 65 210.000 65 205.000
Opening Balance (Saldo Awal) tetap sama: Qty = 100 kg - Rp 300.000
Purchase (Pembelian) tetap sama: Qty = 95 kg - Rp 303.000
Kuantitas HPP sama yakni 135 kg, tetapi value (nilainya) berbeda: Average : 396.565 FIFO : 393.000 LIFO : 398.000
Closing Balance (Saldo Akhir) Qty sama, yakni 65 kg namun nilainya berbeda - beda: Average : 206.435 FIFO : 210.000 LIFO : 205.000

33. Bagaimana cara menggunakan metode FIFO, LIFO dan AVARAGE?


Akuntansi
Metode Persediaan


Metode FIFO
Atau First in First out, yang artinya barang yang pertama dibeli, itu yang pertama dikeluarkan/dijual.

Metode LIFO
Atau Last in First out, yang artinya barang yang terakhir dibeli, itu yang pertama dikeluarkan/dijual.

Metode Average atau rata-rata tertimbang
Metode average ini caranya dengan menghitung biaya per unit persediaan berdasarkan rata-rata tertimbang dari unit yang dibeli selama suatu periode. (Dirata-ratakan yang pertama dan terakhir)

Agar dapat lebih mengerti, berikut saya lampirkan contoh soal
.
.
.
1. Pt Brainly memiliki persediaan awal produk A sejumlah 20 Unit @Rp1.000
2. Membeli lagi barang sejumlah 10 @1.500
3. Kemudian menjual barang sejumlah 10 unit

Langkah pengerjaan:
1. Metode FIFO
Persediaan awal = 20 x Rp.1000 = Rp20.000

Pembelian = 10 x Rp1.500 =Rp15.000
>> Jadi pt Brainly memiliki 2 persediaan:
20 @Rp1.000 = Rp20.000
10 @Rp1.500 = Rp15.000

Penjualan = 10 unit
>> Berarti yang akan dijual adalah barang yang awal yang harganya Rp1.000
10 x Rp 1.000 = Rp10.000

>> Dan persediaan Pt Brainly berkurang (karena telah dijual) menjadi:
10 @Rp1.000 = Rp10.000
10 @Rp1.500 = Rp15.000


2. Metode LIFO
Persediaan awal = 20 x Rp.1000 = Rp20.000

Pembelian = 10 x Rp1.500 =Rp15.000
>> Jadi pt Brainly memiliki 2 persediaan:
20 @Rp1.000 = Rp20.000
10 @Rp1.500 = Rp15.000

Penjualan = 10 unit
>> Berarti yang akan dijual adalah barang yang akhir yang harganya Rp1.500
10 x Rp 1.500 = Rp15.000

>> Dan persediaan Pt Brainly berkurang (karena telah dijual) menjadi 1 persediaan saja, yaitu:
20 @Rp1.000 = Rp20.000


3. Metode Average
Persediaan awal = 20 x Rp.1000 = Rp20.000
Pembelian = 10 x Rp1.500 =Rp15.000
>> Jadi pt Brainly memiliki 2 persediaan:
20 @Rp1.000 = Rp20.000
10 @Rp1.500 = Rp15.000
Namun dirata-ratakan sehingga menjadi 1
Caranya 20 + 10 = 30 unit
Rp20.000 + Rp15.000 / 30 = Rp1.167
>> Jadi persediaanya:
30 @Rp1.167 = Rp35.010

Penjualan = 10 unit
>> Berarti yang akan dijual adalah
10 x Rp 1.167 = Rp11.670

>> Dan persediaan Pt Brainly berkurang (karena telah dijual) menjadi:
20 @Rp1.167 = Rp23.340

34. Coba tolong jelaskan apa itu Lifo dan Fifo?


LIFO = Last In First Out (Masuk terakhir keluar pertama)
FIFO = First In First Out (Masuk pertama keluar pertama)

?
FIFO merupakan singkatan dari First in first out atau dalam bahasa indonesia, Pertama masuk pertama keluar yang berarti bahwa persediaan yang pertama kali masuk itulah yang pertama kali dicatat sebagai barang yang dijual.

LIFO merupakan singkatan dari Last in first out atau dalam bahasa Indonesia, Terakhir masuk pertama keluar yang berarti bahwa persediaan yang terakhir masuk adalah barang yang pertama kali dicatat sebagai barang yang dijual. Sejak tahun 1970-an, perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat memilih untuk menggunakan sistem LIFO untuk mengurangi pajak pada saat terjadi inflasi.


35. menghitung metode fifo dan lifo


FIFO atau MPKP (masuk pertama keluar pertama) itu bagian yg awal dulu di jual. Bagian yang baru masuk nanti setelah barang yang pertama di jual semuanya.

LIFO atau MTKP (Masuk terakhir keluar pertama) beda dengan FIFO, LIFO barang yang akhir akan di jual pertama.

Namun pada saat persediaan itu habis (jumlah yang Price nya sama) maka boleh di tambah dengan barang yang berbeda price dengan price yg di jual. Tanpa mengubah price itu.

36. bagaimana cara menghitung fifo dan lifo


•Fifo- first in first out
Jadi pada tanggal" akhir itu barang yg tersisa berapa banyak(fifo> di hitung dari bawah)
•Lifo- last in first out
Jadi pada tgl" awal itu yg di hitung sisa berapa banyak(lifo>di hitung dari atas)

37. apa itu metode fifo, lifo biaya rata rata


fifo adalah first in first out....maksudnya masuk pertama Keluar pertama ...
lifo adalah last in first out masuk terakhir keluar dulu

38. apa perbedaan fifo dengan lifo


FIFO merupakan singkatan dari First in first out atau dalam bahasa Indonesia, Pertama masuk pertama keluar yang berarti bahwa persediaan yang pertama kali masuk itulah yang pertama kali dicatat sebagai barang yang dijual.

LIFO merupakan singkatan dari Last in first out atau dalam bahasa Indonesia, Terakhir masuk pertama keluar yang berarti bahwa persediaan yang terakhir masuk adalah barang yang pertama kali dicatat sebagai barang yang dijual. Sejak tahun 1970-an, perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat memilih untuk menggunakan sistem LIFO untuk mengurangi pajak pada saat terjadi inflasi.

39. 5.Jelaskan perbedaan antara FIFO, LIFO dan AC ?​


Penjelasan:

LIFO (Last In First Out) metode ini kebalikan dari FIFO yakni membuat produk yang dimasukkan terakhir kali ke dalam penjualan lebih awal. Sedangkan, produk yang sudah ada sejak pertama akan dijual pada kemudian hari. LIFO digunakan agar penataan barang menjadi lebih mudah.


40. apa berbedaan antara metode fifo dan metode lifo


Kalo fifo(first in first out,) jadi barang yang pertama kalI masuk / dibeli itu dia jadi barang yang pertama kali keluar/dijual Kalo lifo itu kebalikan dari fifo barang yang terakhir dibeli itu jadi barang yang pertama dijual..

Video Terkait

Kategori akuntansi