Soal Bahasa Indonesia Kelas 5 Menanggapi Peristiwa

Soal Bahasa Indonesia Kelas 5 Menanggapi Peristiwa

Please bantu saya jawab soal ini, butuh banget sekarang :( Indonesia memiliki bahasa daerah yang sangat kaya. Kekayaan ini disebabkan oleh banyaknya suku yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Di antara bahasa-bahasa daerah, yang penuturnya cukup banyak adalah bahasa Sunda. Bahasa Sunda telah dianggap memiliki kemantapan, baik dalam korpus (tata bahasa, kamus) maupun dalam pemakaiannya. Bahasa Sunda telah memiliki beberapa kamus, baik dwibahasa maupun umum serta memiliki buku tata bahasa. Beberapa media massa berbahasa Sunda pun (surat kabar, majalah, tabloid) terbit secara berkala, khususnya di wilayah Jawa Barat, yang sebagian masyarakatnya penutur bahasa Sunda. Sebagai sumber referensi kosakata bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjadi salah satu sarana utama pendokumentasian kosakata bahasa Indonesia. Hingga saat ini, KBBI telah diterbitkan dan dicetak sampai edisi V. Di dalam KBBI edisi V ini termuat 127.036 lema. Jumlah lema ini menunjukkan penambahan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan jumlah lema kosakata pada edisi sebelumnya (edisi IV), yakni 90.049 lema. Adapun jumlah lema pada edisi sebelumnya, yakni edisi III, 78.000 lema; edisi II, 72.000 lema; edisi I, 62.000 lema. Penambahan lema kosakata yang cukup signifikan pada KBBI edisi V tidak terlepas dari dimasukannya kata-kata budaya, nama tokoh, nama geografis, nama peristiwa penting, dan singkatan yang sudah sangat lazim. Selain itu, pertumbuhan kosakata dan istilah baru dalam bahasa Indonesia diakomodasi dengan cepat. Kini, dalam batang tubuh KBBI tersebut juga dimasukkan ungkapan bahasa daerah dan ungkapan bahasa asing yang sudah sangat lazim digunakan dalam komunikasi sehar-hari. Jika sebelumnya kata dan ungkapan tersebut hanya dimasukkan ke dalam lampiran, pada KBBI edisi V kata-kata tersebut juga dapat dicari dalam batang tubuh kamus. Dalam KBBI edisi V, kosakata daerah menjadi penyumbang lema cukup besar. Keberadaan kosakata dari bahasa daerah dalam KBBI ini dapat diidentifikasi dengan dua cara, yaitu (1) melihat label yang ditulis antara lema dan kelas kata dan (2) melihat informasi asal bahasa yang ada di dalam definisi. Berdasarkan penghitungan Budiwiyanto (2010) dengan hanya memperhatikan label penggunaan bahasa daerah, diketahui bahwa kosakata serapan bahasa daerah dalam KBBI edisi IV berjumlah 3.592 entri. Jika dilihat dari jumlah entri yang terdapat dalam KBBI edisi IV (2008) yang memuat 90.049 entri, bahasa daerah ternyata hanya memberikan kontribusi sebesar lebih kurang 3,9996 dalam kosa kata bahasa Indonesia. Terdapat penambahan kosakata daerah dari KBBI edisi IV ke KBBI edisi V, yakni 329 lema kosakata daerah. Adapun lema bahasa Sunda bertambah sebanyak 27 lema. Dalam KBBI edisi IV (2008) dan edisi V (2016), bahasa Sunda menjadi penyumbang kosakata ketiga terbesar setelah bahasa Jawa dan Minangkabau. Hal tersebut sangat beralasan karena jumlah penutur bahasa Sunda cukup banyak.5. Berdasarkan teks di atas, simpulan yang tepat adalah ... A. Salah satu penambahan kosakata bahasa Indonesia berasal dari bahasa daerah. B. Bahasa Sunda menjadi penyumbang kosakata dalam bahasa Indonesia yang paling banyak. C. Penambahan kosakata bahasa Indonesia selalu melalui pengkreasian. D. Penambahan kosakata daerah dari KBBI edisi IV ke KBBI edisi V, yakni 319 lema kosakata daerah. E. Keberadaan kosakata dari bahasa daerah dalam KBBI tidak dapat diidentifikasi secara manual. ​

Daftar Isi

1. Please bantu saya jawab soal ini, butuh banget sekarang :( Indonesia memiliki bahasa daerah yang sangat kaya. Kekayaan ini disebabkan oleh banyaknya suku yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Di antara bahasa-bahasa daerah, yang penuturnya cukup banyak adalah bahasa Sunda. Bahasa Sunda telah dianggap memiliki kemantapan, baik dalam korpus (tata bahasa, kamus) maupun dalam pemakaiannya. Bahasa Sunda telah memiliki beberapa kamus, baik dwibahasa maupun umum serta memiliki buku tata bahasa. Beberapa media massa berbahasa Sunda pun (surat kabar, majalah, tabloid) terbit secara berkala, khususnya di wilayah Jawa Barat, yang sebagian masyarakatnya penutur bahasa Sunda. Sebagai sumber referensi kosakata bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjadi salah satu sarana utama pendokumentasian kosakata bahasa Indonesia. Hingga saat ini, KBBI telah diterbitkan dan dicetak sampai edisi V. Di dalam KBBI edisi V ini termuat 127.036 lema. Jumlah lema ini menunjukkan penambahan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan jumlah lema kosakata pada edisi sebelumnya (edisi IV), yakni 90.049 lema. Adapun jumlah lema pada edisi sebelumnya, yakni edisi III, 78.000 lema; edisi II, 72.000 lema; edisi I, 62.000 lema. Penambahan lema kosakata yang cukup signifikan pada KBBI edisi V tidak terlepas dari dimasukannya kata-kata budaya, nama tokoh, nama geografis, nama peristiwa penting, dan singkatan yang sudah sangat lazim. Selain itu, pertumbuhan kosakata dan istilah baru dalam bahasa Indonesia diakomodasi dengan cepat. Kini, dalam batang tubuh KBBI tersebut juga dimasukkan ungkapan bahasa daerah dan ungkapan bahasa asing yang sudah sangat lazim digunakan dalam komunikasi sehar-hari. Jika sebelumnya kata dan ungkapan tersebut hanya dimasukkan ke dalam lampiran, pada KBBI edisi V kata-kata tersebut juga dapat dicari dalam batang tubuh kamus. Dalam KBBI edisi V, kosakata daerah menjadi penyumbang lema cukup besar. Keberadaan kosakata dari bahasa daerah dalam KBBI ini dapat diidentifikasi dengan dua cara, yaitu (1) melihat label yang ditulis antara lema dan kelas kata dan (2) melihat informasi asal bahasa yang ada di dalam definisi. Berdasarkan penghitungan Budiwiyanto (2010) dengan hanya memperhatikan label penggunaan bahasa daerah, diketahui bahwa kosakata serapan bahasa daerah dalam KBBI edisi IV berjumlah 3.592 entri. Jika dilihat dari jumlah entri yang terdapat dalam KBBI edisi IV (2008) yang memuat 90.049 entri, bahasa daerah ternyata hanya memberikan kontribusi sebesar lebih kurang 3,9996 dalam kosa kata bahasa Indonesia. Terdapat penambahan kosakata daerah dari KBBI edisi IV ke KBBI edisi V, yakni 329 lema kosakata daerah. Adapun lema bahasa Sunda bertambah sebanyak 27 lema. Dalam KBBI edisi IV (2008) dan edisi V (2016), bahasa Sunda menjadi penyumbang kosakata ketiga terbesar setelah bahasa Jawa dan Minangkabau. Hal tersebut sangat beralasan karena jumlah penutur bahasa Sunda cukup banyak.5. Berdasarkan teks di atas, simpulan yang tepat adalah ... A. Salah satu penambahan kosakata bahasa Indonesia berasal dari bahasa daerah. B. Bahasa Sunda menjadi penyumbang kosakata dalam bahasa Indonesia yang paling banyak. C. Penambahan kosakata bahasa Indonesia selalu melalui pengkreasian. D. Penambahan kosakata daerah dari KBBI edisi IV ke KBBI edisi V, yakni 319 lema kosakata daerah. E. Keberadaan kosakata dari bahasa daerah dalam KBBI tidak dapat diidentifikasi secara manual. ​


Berdasarkan teks di atas, simpulan yang tepat adalah A. Salah satu penambahan kosakata bahasa Indonesia berasal dari bahasa daerah.

┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄

Pembahasan

Simpulan yang tepat dari teks di atas adalah salah satu penambahan kosakata bahasa Indonesia berasal dari bahasa daerah. Hal tersebut disebabkan gagasan yang dibahas dalam teks adalah penambahan kosakata bahasa Indonesia yang beberapa di antaranya berasal dari bahasa daerah.

Opsi Jawaban: A

┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄

Pelajari lebih lanjut materi mengenai ciri-ciri kalimat simpulan pada link: brainly.co.id/tugas/23361109

#SamaSamaBelajar


2. Please bantu saya jawab soal ini, butuh banget sekarang :( Indonesia memiliki bahasa daerah yang sangat kaya. Kekayaan ini disebabkan oleh banyaknya suku yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Di antara bahasa-bahasa daerah, yang penuturnya cukup banyak adalah bahasa Sunda. Bahasa Sunda telah dianggap memiliki kemantapan, baik dalam korpus (tata bahasa, kamus) maupun dalam pemakaiannya. Bahasa Sunda telah memiliki beberapa kamus, baik dwibahasa maupun umum serta memiliki buku tata bahasa. Beberapa media massa berbahasa Sunda pun (surat kabar, majalah, tabloid) terbit secara berkala, khususnya di wilayah Jawa Barat, yang sebagian masyarakatnya penutur bahasa Sunda. Sebagai sumber referensi kosakata bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjadi salah satu sarana utama pendokumentasian kosakata bahasa Indonesia. Hingga saat ini, KBBI telah diterbitkan dan dicetak sampai edisi V. Di dalam KBBI edisi V ini termuat 127.036 lema. Jumlah lema ini menunjukkan penambahan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan jumlah lema kosakata pada edisi sebelumnya (edisi IV), yakni 90.049 lema. Adapun jumlah lema pada edisi sebelumnya, yakni edisi III, 78.000 lema; edisi II, 72.000 lema; edisi I, 62.000 lema. Penambahan lema kosakata yang cukup signifikan pada KBBI edisi V tidak terlepas dari dimasukannya kata-kata budaya, nama tokoh, nama geografis, nama peristiwa penting, dan singkatan yang sudah sangat lazim. Selain itu, pertumbuhan kosakata dan istilah baru dalam bahasa Indonesia diakomodasi dengan cepat. Kini, dalam batang tubuh KBBI tersebut juga dimasukkan ungkapan bahasa daerah dan ungkapan bahasa asing yang sudah sangat lazim digunakan dalam komunikasi sehar-hari. Jika sebelumnya kata dan ungkapan tersebut hanya dimasukkan ke dalam lampiran, pada KBBI edisi V kata-kata tersebut juga dapat dicari dalam batang tubuh kamus. Dalam KBBI edisi V, kosakata daerah menjadi penyumbang lema cukup besar. Keberadaan kosakata dari bahasa daerah dalam KBBI ini dapat diidentifikasi dengan dua cara, yaitu (1) melihat label yang ditulis antara lema dan kelas kata dan (2) melihat informasi asal bahasa yang ada di dalam definisi. Berdasarkan penghitungan Budiwiyanto (2010) dengan hanya memperhatikan label penggunaan bahasa daerah, diketahui bahwa kosakata serapan bahasa daerah dalam KBBI edisi IV berjumlah 3.592 entri. Jika dilihat dari jumlah entri yang terdapat dalam KBBI edisi IV (2008) yang memuat 90.049 entri, bahasa daerah ternyata hanya memberikan kontribusi sebesar lebih kurang 3,9996 dalam kosa kata bahasa Indonesia. Terdapat penambahan kosakata daerah dari KBBI edisi IV ke KBBI edisi V, yakni 329 lema kosakata daerah. Adapun lema bahasa Sunda bertambah sebanyak 27 lema. Dalam KBBI edisi IV (2008) dan edisi V (2016), bahasa Sunda menjadi penyumbang kosakata ketiga terbesar setelah bahasa Jawa dan Minangkabau. Hal tersebut sangat beralasan karena jumlah penutur bahasa Sunda cukup banyak.6. Apa yang akan terjadi apabila bahasa Sunda tidak memberikan kontribusi pada KBBI edisi V? A. Jumlah kosakata daerah KBBI edisi V tidak akan mencapai 329 lema. B. KBBI edisi V tidak akan memperoleh penambahan kosakata sama sekali. C. Jumlah penutur bahasa Sunda akan semakin banyak. D. Bahasa Sunda akan menjadi penyumbang terbanyak dalam KBBI edisi ke-5. E. Bahasa Sunda menjadi penyumbang kosakata kedua terbesar setelah bahasa Minangkabau. ​


Apa yang akan terjadi apabila bahasa Sunda tidak memberikan kontribusi pada KBBI edisi V?

Jawab: A. Jumlah kosakata daerah KBBI edisi V tidak akan mencapai 329 lema.

┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄┄

Pembahasan:

Dalam paragraf terakhir menjelaskan peran bahasa Sunda dalam penambahan kosakata bahasa Indonesia. KBBI edisi V ada sebanyak 329 lema berasal dari bahasa daerah yang masuk menjadi kosakata bahasa Indonesia. Jika bahasa Sunda tidak memberikan kontribusi pada KBBI edisi V, maka yang akan terjadi adalah jumlah kosakata daerah KBBI edisi V tidak akan mencapai 329 lema.

Opsi Jawaban: A


3. SOAL-SOAL REMEDIAL PAS 1 BAHASA INDONESIA KELAS 6Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c atau d di depan jawaban yang paling benar !1. Berikut ini yang tidak termasuk nama lain ide pokok adalah ....a. gagasan utamab. gagasan pokokc. kalimat utamad. pokok pikiran2. Suatu gagasan dapat dikembangkan menjadi sebuah paragraf. Letak gagasan tersebut dalam sebuah paragraf ialah pada ....a. kalimat utamab. kalimat penjelasc. kalimat pengembangd. kalimat terakhir3. Hal-hal berikut ini yang tidak termasuk cara membuat ringkasan yang baik adalah ....a. membaca bacaan dengan cermatb. menentukan objek pengamatan pentingc. mencatat hal-hal penting dari bacaand. menulis berdasarkan hal-hal penting4. Banjir kembali melanda Jakarta. Seminggu yang lalu hujan baru saja turun. Akan tetapi, sudah menenggelamkan Kota Jakarta. Peristiwa yang sudah pernah terjadi, tidak dijadikan pelajaran baik bagi warga maupun pemerintah. Setiap tahun mereka harus mengungsi.Isi informasi kutipan bacaan tersebut adalah ….a. Penduduk Jakarta mengungsi lagib. Hujan deras selama semingguc. Pemerintah tidak bisa menangani banjird. Banjir melanda Jakarta lagi5. Perilaku boros dalam mengkonsumsi listrik harus diakhiri agar laju konsumsi listrik dapat diredam. Sebab, melonjaknya harga energi di pasar global telah membengkakkan subsidi listrik yang harus disediakan negara. Pemborosan listrik termasuk perilaku tidak terpuji.Informasi penting dari paragraf tersebut adalah ….a. subsidi listrik yang harus disediakan negara membengkakb. perilaku boros dalam mengonsumsi listrik harus diakhiric. pemborosan termasuk perilaku tidak terpujid. harga energi dipasar global melonjak6. Sebelum menanggapi isi berita / informasi, kita harus dapat ….a. mencatat pokok-pokok informasib. melewatkan pokok informasic. mengabaikan pesan informasid. merubah pokok-pokok informasi7.Kata berikut ini yang merupakan kata tidak baku adalah ....a. apotikb. atletc. antred. nasihat8. Kata-kata berikut ini yang termasuk kata baku adalah ....a. Rabub. fahamc. pasipd. ijasah9. Di bawah ini yang tidak menggunakan ragam bahasa baku dalam penulisannya adalah ....a. surat pentingb. Karya ilmiahc. puisi bebasd. laporan10 "Pertempuran Margarana terjadi di kota Bali"Kalimat tanya yang sesuai untuk jawaban di atas adalah ....a. Siapa pemimpin Pertempuran Margarana?b. Di mana terjadinya peristiwa Pertempuran Margarana?c. Apa penyebab terjadinya Pertempuran Margarana?d. Kapan terjadinya Pertempuran Margarana?II. Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar !1. Bagaimana, Mengapa, КарanDari ketiga kata di atas, kata tanya yang berfungsi untuk menanyakan waktu terjadinya sebuah peristiwa adalah ...............................2. Kata tanya mengapa untuk menanyakan .....................................3. "Sejak kapan kamu belajar selancar?"Kata tanya kapan pada pertanyaan di atas digunakan untuk menanyakan ..............................4. "Apa yang ditanam para petani jika musim kemarau, Pak?"Kata tanya apa pada pertanyaan di atas digunakan untuk menanyakan ................................5. pak bolehkah saya melihat cara mengolah saguPenulisan yang benar kalimat di atas adalah.............. .........................................​


Jawaban:

1). c. kalimat utama

2). a.kalimat utama

3). b.menentukan objek pengamatan penting

4). d. banjir melanda Jakarta lagi

5). b. perilaku boros dalam mengonsumsi listrik harus diakhiri

6). a. mencatat pokok-pokok informasi

7). a. apotik

8). a. Rabu

9). c. puisi bebas

10). b. dimana terjadinya peristiwa Pertempuran Margarana?

1). kapan

2). alasan

3). waktu

4). suatu objek

5). Pak, bolehkah saya melihat cara mengolah

sagu?

#sejutapohon


4. Marvel SupetraPEMERINTAH KABUPATEN PENUKAL ABAB LEMATANG ILIRDINAS PENDIDIKANSD NEGERI 6 TANAH ABANGKECAMATAN TANAH ABANGAlamat tingkat Desa Kec Taruh Abankat Penal Abah tematan 31201 AbiditasSOAL UANGAN HARIANKELAS: V (Lima)TEMA: 8BERILAH TANDA SILANG ADA HURUF A, B, ATAU C DAN D YANG KAMU ANGGAP PALING BENAR IId. inovasi1. Tidak Air di bumi tidak pernah habis digunakan hal ini menunjukan bahwa air mengalami....a. Pencampuran b. pengurangan c. perputarand penambahan2. Salah satu bentuk keragaman-keragaman budaya yang ada di Indonesia, kecualia. Bahasa nasional b. rumah adatkesenian daerah d. pakaian adat3. Kegiatan manusia menghabiskan dan memakai nilai guna suatu barang dan jasa disebuta konsumsib. distribusic. produksi4. Jenis usaha memanfaatkan langsung sumber daya alam disebut...a. Pertanianb. perdagangan cekstraktifd, agraris5. Peristiwa penguapan daur air terjadi akibat.....a. Gaya gravitasi b. sinar matahari C. gaya buland, jumlah air6. Uap air suhunya turun dan akan berubah menjadi air, air tersebut aman turun menjadi ...a. Awanb. pelangc. hujand. kabut7. Proses meresapnya air kedalam tanah disebut...a. Penguapanb. pengendapanc. infirasipengembunan8. Pepohonan memiliki arti penting bagi proses daur air. Perpohonan tersebut berfungsi...a. Mengendapkan air hujan b. menghasilkan air hujan menyimpan air hujan d. menurunkan air9. Penutupan jalan dengan beton dapat menganggu...a. Siklus airb. rumah siput cmengeraskan jaland. Kondisi jalan10. Rumah panggung berasal dari daeraha Sumatra barat b. Sumatra selatan c. Kalimantan barat d. Kalimantan timur11. Tari pendet, legong dan kecak berasal dariad, Kalimantanb. baliJawa timurc. Sumatra12. Tari saman memiliki formasi sejajar, tarian tersebut berasal dari daerah......d. ambona Riauc. acehb. Maluku13. Keragaman kebudayaan di Indonesia menjadi...d. kekurangan bangsakekayaan bangsab. kemerosotan bangsaa. Masalah bangsa14. Agus membeli tas bewarna merah kegiatan ekonomi yang dilakukan agus .......d. produsena. Produksic. konsumsib. distribusi15. Usaha ekonomi yang dikelolah sendiri contohnyac. perkebunanb. koprasia. BUMSd. CV ​


Jawaban:

caabbccc.) menyimpan air hujanaabcc.) kekayaan bangsacc


5. PEMERINTAH KABUPATEN PENUKAL ABAB LEMATANG ILIRDINAS PENDIDIKANSD NEGERI 6 TANAH ABANGKECAMATAN TANAH ABANGDesa Raja Kec. Tanah Abang Kab. Penukal Abab Lematang blir 31201 AkreditacioSOAL UANGAN HARIANKELAS: V (Lima)TEMA:8BERILAH TANDA SILANG ADA HURUF A.B. ATAU C DAN D YANG KAMU ANGGAP PALING BENAR !!1. Tidak Air di bumi tidak pernah habis digunakan hal ini menunjukan bahwa air mengalamia. Pencampuran b. pengurangan c. perputarand. penambahan2. Salah satu bentuk keragaman-keragaman budaya yang ada di Indonesia , kecuali.a. Bahasa nasional b.rumah adat c. kesenian daerah d. pakaian adat3. Kegiatan manusia menghabiskan dan memakai nilai guna suatu barang dan jasa disebut...a. Konsumsi b. distribusi c . produksid. inovasi4. Jenis usaha memanfaatkan langsung sumber daya alam disebut...........a. Pertanianb. perdagangan c. ekstraktifd. agraris5. Peristiwa penguapan daur air terjadi akibat....................a. Gaya gravitasi b. sinar matahari c .gaya buland. jumlah air6. Uap air suhunya turun dan akan berubah menjadi air, air tersebut aman turun menjadi ......a. Awanb. pelangic. hujand. kabut7. Proses meresapnya air kedalam tanah disebut.a. Penguapan b. pengendapan c. infirasid. pengembunan8. Pepohonan memiliki arti penting bagi proses daur air. Perpohonan tersebut berfungsi.....a. Mengendapkan air hujan b. menghasilkan air hujan c. menyimpan air hujan d. menurunkan air9. Penutupan jalan dengan beton dapat menganggu........a. Siklus airb.rumah siput C. mengeraskan jalan d. kondisi jalan10. Rumah panggung berasal dari daerah.a. Sumatra barat b. Sumatra selatan c . Kalimantan barat d. Kalimantan timur11. Tari pendet, legong dan kecak berasal dari....a. Jawa timur b.balic. Sumatrad. kalimantan12. Tari saman memiliki formasi sejajar, tarian tersebut berasal dari daerah...a. Riaub. MalukuC. acehd. ambon13. Keragaman kebudayaan di Indonesia menjadi..................a. Masalah bangsa b. kemerosotan bangsa c. kekayaan bangsa d. kekurangan bangsa14. Agus membeli tas bewarna merah kegiatan ekonomi yang dilakukan agus ...........a. Produksib. distribusic. konsumsid. produsen15. Usaha ekonomi yang dikelolah sendiri contohnya..........a. BUMSb. koprasic. perkebunan d. CV​


Jawaban:

1. C

2. A

3. A

4. C

5. B

6. C

7. C

8. C

9. A

10. B

11. B

12. C

13. C

14. C

15. C


Video Terkait

Kategori b_indonesia