Soal Kimia Menghitung Ph Beserta Jawaban

Soal Kimia Menghitung Ph Beserta Jawaban

Soal kimia tentang pH

Daftar Isi

1. Soal kimia tentang pH


mudah mudahan bisa membantu

2. soal kimia no 2, sertakan perhitungannya


bentuk molekul nya trigonal


maap ya yg b saya gk tau( blm di ajarin di skolah :(, cmn bisa bantu itu)

moga' membantu


itu di struktur lewis ada yg saya gambar pake bulpen biru (maksudnya itu ion negatif yg ditambahin, kedalam 2 atom)

3. kak bantu jawab soal kimia ku materi perhitungan pH please kak bentar mau aku kumpul dan jangan juga jawab ngasal kalau tidak tau.​


Jawaban:

Jawaban terlampir di foto ya!

#GeniuzS05

#SAYIDI


4. cara menjawab soal Gelas kimia I berisi 100 mL larutan CH3COOH 0,1 M. Gelas kimia II berisi 100 mL larutan NaOH 0,1 M. jika Ka CH3COOH = 10 pangkat -5, tentukan pH larutan pada gelas kimia I, pH larutan pada gelas kimia II, dan pH larutan setelah dicampur


Kategori soal: kimia-asam basa & hidrolisis
Kelas: 2 sma/ XI
Pembahasan:mencari pH asam asetat dan pH NaOH serta pH larutan setelah asam asetat dan NaOH dicampur.

5. [KIMIA] - Tolong jawab soal nomor 1 dan soal nomor 2 beserta dengan cara pengerjaannya :)​


Jawaban:

1. 10,8

2. isotop Cu-63 adalah 75% sedangkan Cu-65 sebesar 25%

Penjelasan:

1. Coba cek Kembali  teori isotop

nilai massa relatif (massa rata-rata unsur) di dapat dari penjumlahan persentase kelimpahan unsur.

Ar = (% x Berat1) + (%xBerat 2) + (%x Berat ke n)

Ar = (20% x 10) + (80% x 11)

Ar = 10,8

2.Persentase isotop

Cu-63 = p

Cu-65 = 1- p

Ar Cu = 63,5

[p x Ar Cu-63] + [(1 - p) x Ar Cu-65] = Ar Cu

[p x 63] + [(1 - p) x 65] = 63,5

63p + 65 - 65p = 63,5

2p = 1,5

p = 0,75

Jadi kelimpahan isotop Cu-63 adalah 75% sedangkan Cu-65 sebesar 25%

Jadikan Jawaban aku yang terbaik yah><


6. 10 contoh soal hukum dasar kimia beserta jawaban dan penyelesainnya


Jawaban:

cnth soal: sejumlah logam besi di pijarkan dengan 3,2 gram belerang menghasilkan 8,8 gram senyawa besi (11) sulfida. Berapa gram logam besi yang telah beraksi. ?

Penjelasan:

Reaksinya:

Fe(s) + S(s) -> FeS(s)

x gr 3,2gr 8,8gr

menurut hukum kekekalan massa:

massa sebelum breaksi = massa sesudah breaksi

(x + 3,2) gr = 8,8 gr

x= (8,8 - 3,2) gr = 5,6 gr

maka massa logam besi adalah 5,6 gr

smg membantu

maaf klo slh


7. SOAL KIMIA jawablah dengan baik dan benar beserta langkahnya


mol zat = massa/Mr = 10/Mr
mol air = 180/18 = 10
fraksi mol zat terlarut Xt = mol X / [mol X + mol air]
Xt = (10/Mr) /[(10/Mr) + 10]

penurunan tekanan uap larutan = po. Xt
0,3 = (25,2) . (10/Mr) /[(10/Mr) + 10]
3/Mr + 3 = 252/Mr
249/Mr = 3

jadi Mr zat = 249/3 = 83




8. Buatlah 10 contoh soal tentang rumus kimia beserta jawabannya ​


Jawaban:

Contoh Soal No 1

Suatu senyawa hidrokarbon mengandung 48 gram C serta 8 gram H (Ar C = 12, Ar H = 1). Carilah rumus molekul senyawa itu apabila diketahui massa molekul relatifnya ialah 28!

Answer= Langkah pertama yang perlu anda lakukan ialah mencari terlebih dahulu rumus empirisnya. Adapun caranya ialah dengan rumus sebagai berikut.

nC : nH = mC/ArC : mH/ArH

Sehingga nC : nH = 48/12 : 8/1

nC : nH = 4 : 8

nC : nH = 1 : 2

Jadi, rumus empiris senyawa itu adalah CH2.

Dari rumus empiris senyawa CH2 bisa dicari Mr-nya. Berikut caranya.

Mr CH2 = (1 x Ar C) + 2 (x Ar H) = (1 x 12) + (2 x 1)

Hasilnya Mr CH2 = 14

Rumus molekul bisa ditentukan dengan rumus sebagai berikut.

Mr rumus molekul = n dikali (Mr rumus empiris)

28 = n x 14

n = 28 14= 2

Jadi, rumus molekul senyawa itu adalah (CH2)2 = C2H

Contoh Soal No 2

Terdapat suatu senyawa yang mengandung 40% karbon, 53,33% oksigen, sementara sisanya hidrogen. Apabila massa molekul relatif (Mr) senyawa itu adalah 180, maka tentukan rumus molekul senyawa tersebut (Ar C = 12, Ar O = 16 dan Ar H = 1).!

Answer= Langkah pertama yang perlu anda lakukan ialah menentukan perbandingan massa antara atom C, H, serta O.

C/H/O = 40/6,67/53,33

Langkah selanjutnya ialah menentukan perbandingan mol antara atom C, H, serta O.

C : H : O = massa C/Ar C banding massa H/Ar H banding massa O/Ar O

C : H : O = 40/12 banding 6,67/1 banding 53,33/16

Hasilnya C : H : O = 3,33 : 6,67 : 3,33

Lanjutkan dengan menyederhanakan perbandingan mol antara atom C, H serta O.

C : H : O = 3,33 banding 6,67 banding 3,33

C : H : O = 3,33/3,33 banding 6,67/3,33 banding 3,33/3,33

Hasilnya C : H : O = 1 : 2 : 1

Jadi, rumus empiris dari senyawa itu adalah CH2O.

Langkah terakhir, cari faktor pengali n untuk menentukan rumus molekulnya.

Mr = (Rumus Empiris)n

Mr = (CH2O)n

180 = (12 + {2 × 1} + 16) kali n

180 = 30n

6 = n

Jadi, rumus molekulnya (CH2O)6 = C6H12O6.

Contoh Soal No 3

Suatu senyawa terdiri dari 60% karbon, 5% hidrogen, dan sisanya nitrogen. Mr senyawa itu adalah 80 gram mol-1 (Ar C = 12, H = 1, dan N = 14). Tentukanlah rumus empiris dan molekul senyawa tersebut!

Answer= ■ Menentukan rumus empiris

Persentase nitrogen = 100% − (60% + 5%) = 35%

Misal massa senyawa = 100 g

Maka massa C : H : N = 60 : 5 : 35

Perbandingan mol C : mol H : mol N adalah sebagai berikut.

C : H : N = massa C/Ar C : massa H/Ar H : massa N/Ar N

C : H : N = 60/12 : 5/1 : 35/14

C : H : N = 5 : 5 : 2,5

C : H : N = 2 : 2 : 1

Maka rumus empiris (RE) = C2H2N

■ Menentukan rumus molekul

RE = C2H2N

Mr = 80

Memasukkan ke dalam persamaan:

(RE)n = Mr

(C2H2N)n = 80

[(2 × Ar C) + (2 × Ar H) + (1 × Ar N)]n = 80

[(2 × 12) + (2 × 1) + (1 × 14)]n = 80

(24 + 2 + 14)n = 80

(40)n = 80 n = 2

Dengan mengalikan RE dengan n akan kita peroleh RM sebagai berikut.

(RE)n = RM

(C2H2N)2 = RM

RM = C4H4N2

Jadi, rumus molekul (RM) = C4H4N2.

Contoh Soal No 4

Tentukan RE senyawa yang mengandung 75% karbon dan 25% atom hidrogen! (Ar C = 12, H = 1)!

Answer= Perbandingan % C : % H = 75 : 25

Perbandingan massa C : H = 0,75 : 0,25

Maka, perbandingan mol C : mol H adalah sebagai berikut. Jadi perbandingan mol C : mol H = 1 : 4. Dengan demikian, rumus empiris senyawa tersebut adalah CH4.

Contoh Soal No 5

Rumus molekul dapat diartikan sebagai?

Answer= kelipatan dari rumus empirisnya

Contoh Soal No 6

Diketahui suatu senyawa mempunyai rumus empiris CH²0, jika sebanyak 4,2 gram senyawa diluapkan pada 435 K dan 1 atm, diperoleh volume uap sebesar 2,5 liter, bagaimana rumus molekul senyawa tersebut?

Answer= Diketahui:

m = 4,2 gram

T = 435 K

P = 1 atm

V = 2,5 liter

Ditanya: Rumus molekul?

Jawab: Asumsikan gas senyawa bersifat ideal maka jumlah mol uap dicari menggunakan persamaan gas ideal, yaitu:

[tex]n \times \frac{pv}{rt} = \frac{1 \times 2 .5}{0.082 \times 435} = 0.07 \: mol[/tex]

Setelah jumlah mol diketahui, selanjutnya menentukan massa molekul relatif senyawa (Mr) yang dapat dihitung melalui massa molar, nilai massa molar juga menyatakan nilai massa molekul relatif dari senyawa.

[tex]mr \times \frac{1}{0.07 \: mol} \times 4.2 \: gram = 60 \: gram \: atau \: mol[/tex]

Dengan demikian massa molekul relatif adalah 60 sma.

Massa molekul relatif merupakan kelipatan dari massa rumus empiris. Dari rumus empiris, diketahui senyawa tersusun dari saru atom C, dua atom H dan satu atom O. Dengan demikian:

Mr = n x (Ar C + 2 Ar H + Ar O)

60 = n x (12 + 2 + 16)

60 = n x 30

n = 2

dengan n = 2, rumus molekul senyawa tersebut adalah: 2 x (CH2O) = C2H4O2

Jadi, rumus molekul senyawa adalah C2H4O2. Berdasarkan rumus molekul dan sifat-sifat senyawa diketahui bahwa senyawa tersebut adalah asam asetat.

Penjelasan:

Contoh soal sampe No 6 saja ya kak Yg lain² masih lupa // Maaf kalau ada kesalahan soal/jawabannya

Semoga Membantu & Semangat Belajar


9. [KIMIA] - Tolong jawab soal nomor 10 dan soal nomor 11 beserta dengan cara pengerjaannya :)​


Penjelasan:

massa Ca = 40% x 25 gram = 10 gram

massa C = 12 % x 25 gram = 3 gram

massa O = 48 % x 25 gram = 12 gram

Jawaban:

1. massa kalsium = 10 g

massa karbon = 3 g

massa oksigen = 12 g

2. M HCl = 2,5 M

Penjelasan:

Perhitungan telah tertera pada gambar. Apabila ada yang kurang jelas bisa ditanyakan.

Semoga Bermanfaat

#Chemistry is Fun

#Carry On Learning


10. [KIMIA] Hitunglah pH larutan berikut :• jawab dengan jelas• asal report​


Jawaban:

a. 1 - log 2

b. 11

c. 5 - log 2

d. 11

Penjelasan:

1.

a.

H2SO4 0,1 M

H+= a . Ma

a -> jumlah H-> 2

Ma-> kosentrasi larutan

H+= 2 × 0,1

H+= 0,2 M

pH= -log(H+)

pH= -log(0,2)

pH= 1 - log 2

b.

OH-= b . Mb

OH-= 2 × 5 × 10^(-4)

OH-= 10^(-3) M

pOH= -log(10^(-3))

pOH= 3

pH= 14 - pOH

pH= 14 - 3

pH= 11

c.

[tex] {h}^{ + } = \sqrt{ka.ma} \\ = \sqrt{4 \times {10}^{ - 9} \times 0.1} \\ = \sqrt{4 \times {10}^{ - 10} } \\ = 2 \times {10}^{ - 5} [/tex]

pH= -log(H+)

pH= -log(2 × 10^(-5))

pH= 5 - log 2

d.

[tex] {oh}^{ - } = \sqrt{kb.mb} \\ = \sqrt{ {10}^{ - 5} \times 0.1 } \\ = \sqrt{ {10}^{ - 6} } \\ = 10 {}^{ - 3} [/tex]

pOH= -log(10^(-3))

pOH= 3

pH= 14-pOH

pH= 14-3

pH= 11


11. 30 soal kimia pilihan ganda beserta jawabannya​


Jawaban:

ada yang salah sangka dulu ngab gw juga dapet beasiswa disana kakak gw juga dapet beasiswa disana kakak gw juga dapet beasiswa disana kakak gw juga dapet beasiswa


12. Tolong jawabkan soal Kimia aku kak, Beserta penjelasannya yah...​


Rahasia Kimia

1. Cara agar kita mengetahui bahwa larutan itu bersifat asam/Basa Itu Dengan Cara mencelupkan kertas lakmus, bisa juga menggunakan PH meter, Dan Bisa Juga Menggunakan Indikator Alami Seperti Kunyit atau semacamnya.

2. Kunyit itu merupakan Indikator alami. Jika Dicampurkan dengan air sabun cuci piring akan berubah warna menjadi Merah Bata (Bersifat Basa) Dan Jika Dicelupkan Dengan Air jeruk nipis akan tetap berwarna Kuning (Bersifat Asam).

SEMOGA BERMANFAAT YA

[tex] \boxed{ \bigstar \: arthurbae88 \bigstar}[/tex]


13. contoh soal ph larutan penyangga yg sudah jadi, beserta cara menjawabnya


kisaran pH 7,35 sampai 7,45, dan apabila pH darah manusia di atas 7,8 akan menyebabkan organ tubuh manusia dapat rusak, sehingga harus dijaga kisaran pHnya dengan larutan penyangga

14. Buatlah 2 Contoh Soal pH Basa Kuat Beserta Jawabannya! Disertai : (Diketahui, Ditanya, Dijawab)


Jawaban: sebutkan larutan ber ph basa

Penjelasan:


15. hitung Ph larutan dari A. HN03 0,03M B. Ba(OH)2 0,2MPlish jawab yang jago kimia​


Jawab :  

pH larutan dari  :

A. HNO₃ 0,03 M adalah 2.

B. Ba(OH)₂ 0,2 M adalah 13 + log 4.

Penyelesaian soal :  

Diketahui : A.  HNO₃ 0,03 M

                  B. Ba(OH)₂ 0,2 M  

Ditanya : pH ...?  

Jawab :  

A.  pH HNO₃ 0,03 M

HNO₃ → H⁺ + NO₃⁻

valensi asam (a) = 1

[H⁺] = a × Ma = 1 × 10⁻²

pH = - log [H⁺] = - log 10⁻² = 2

B. pH Ba(OH)₂ 0,2 M

Ba(OH)₂ → Ba²⁺ + 2 OH⁻

valensi basa (b) = 2

[OH⁻ ] = b × Mb = 2 × 2 × 10⁻¹ = 4 × 10⁻¹  

pOH = - log [OH⁻] = - log 4 × 10⁻¹ = 1 - log 4

pH = 14 – pOH = 14 - (1 - log 4 ) = 13 + log 4

Pembahasan :  

1. Konsep pH dan pOH  

pH atau derajat keasaman digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau ke basaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Yang dimaksudkan “keasaman” di sini adalah konsentrasi ion hidrogen dalam pelarut air. Nilai pH berkisar dari 0 hingga 14. Derajat atau tingkat keasaman larutan bergantung pada konsentrasi H⁺ dalam larutan. Semakin besar konsentrasi ion H⁺ makin asam larutan.  

Konsep pH untuk menyatakan konsentrasi ion H⁺, yaitu sama dengan negatif logaritma konsentrasi ion H⁺. Secara sistematis diungkapkan dengan persamaan sebagai berikut :  

pH = - log [H⁺]  

Analog dengan di atas, maka :  

pH = - log [OH⁻]  

2. Asam kuat  

Disebut asam kuat karena zat terlarut dalam larutan ini mengion seluruhnya (α = 1). Untuk menyatakan derajat keasamannya, dapat ditentukan langsung dari konsentrasi asamnya dengan melihat valensinya.  

Rumus :  

[H⁺] = a × Ma  

pH = - log [H⁺]  

Keterangan :  

a = valensi asam  

Ma = Konsentrasi larutan asam  

3. Asam lemah  

Disebut asam lemah karena zat terlarut dalam larutan ini tidak mengion seluruhnya, α ≠ 1, (0 < α < 1). Penentuan besarnya derajat keasaman tidak dapat ditentukan langsung dari konsentrasi asam lemahnya (seperti halnya asam kuat).  

α = √Ka/ Ma

Penghitungan derajat keasaman dilakukan dengan menghitung konsentrasi [H+] terlebih dahulu dengan rumus :  

[H⁺] = √ Ka × Ma  

pH = - log [H⁺]  

Keterangan :  

Ka = tetapan ionisasi asam lemah  

4. Basa kuat  

Disebut basa kuat karena zat terlarut dalam larutan ini mengion seluruhnya (α = 1). Pada penentuan derajat keasaman dari larutan basa terlebih dulu dihitung nilai pOH dari konsentrasi basanya.  

Rumus :  

[OH⁻] = b × Mb  

pOH = - log [OH⁻]  

pH = 14 - pOH  

Keterangan :  

b = valensi basa  

Mb = Konsentrasi larutan basa

 

5. Basa lemah  

Disebut basa lemah karena zat terlarut dalam larutan ini tidak mengion seluruhnya, α ≠ 1, (0 < α < 1).

α = √Kb/ Mb

Penentuan besarnya konsentrasi OH⁻ tidak dapat ditentukan langsung dari konsentrasi basa lemahnya (seperti halnya basa kuat), akan tetapi harus dihitung dengan menggunakan rumus :  

Rumus :  

[OH⁻] = √ Kb × Mb  

pOH = - log [OH⁻]  

pH = 14 – pOH

 

Pelajari lebih lanjut :  

Materi tentang pH asam kuat https://brainly.co.id/tugas/22083436  

Materi tentang pH asam kuat https://brainly.co.id/tugas/22208134

Materi tentang pH basa kuat https://brainly.co.id/tugas/22134816  

Materi tentang pH basa kuat https://brainly.co.id/tugas/22223832

--------------------------------------------------------------------------------------------------  

Detail Jawaban :  

Kelas : 11

Mapel : Kimia  

Bab : Larutan Asam Basa

Kode : 11.7.5

Kata kunci : pH, asam, basa


16. [KIMIA] - Tolong jawab soal tersebut beserta dengan cara pengerjaannya :)​


Jawaban:

Penjelasan:

Terlampir


17. hitung Ph larutan dari A. HN03 0,03M B. Ba(OH)2 0,2MPlish jawab yang jago kimia​


Jawab :  

pH larutan dari :

A. HNO₃ 0,03 M adalah  2  - log 3.

B. Ba(OH)₂ 0,2 M adalah 13 + log 4.

Penyelesaian soal :  

Diketahui : A. HNO₃ 0,03 M  

                  B. Ba(OH)₂ 0,2 M

Ditanya : pH ...?  

Jawab :  

A. pH HNO₃ 0,03 M

HNO₃ → H⁺ + NO₃⁻  

valensi asam = 1

[H⁺] = a × Ma = 1 × 3 × 10⁻²  = 3 × 10⁻²

pH = - log [H⁺] = - log 3 × 10⁻² = 2  - log 3

B. pH Ba(OH)₂ 0,2 M

Ba(OH)₂ → Ba²⁺ + 2 OH⁻  

Valensi basa = 2

[OH⁻ ] = b × Mb = 2 × 2 × 10⁻¹ = 4 × 10⁻¹

pOH = - log [OH⁻] = - log 4 × 10⁻¹  = 1 - log 4

pH = 14 – pOH = 14 - (1 - log 4) = 13 + log 4  

⇒ Kesimpulan, pH larutan dari :

A. HNO₃ 0,03 M adalah  2  - log 3.

B. Ba(OH)₂ 0,2 M adalah 13 + log 4.

Pembahasan :  

1. Konsep pH dan pOH  

pH atau derajat keasaman digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau ke basaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Yang dimaksudkan “keasaman” di sini adalah konsentrasi ion hidrogen dalam pelarut air. Nilai pH berkisar dari 0 hingga 14. Derajat atau tingkat keasaman larutan bergantung pada konsentrasi H⁺ dalam larutan. Semakin besar konsentrasi ion H⁺ makin asam larutan.  

Konsep pH untuk menyatakan konsentrasi ion H⁺, yaitu sama dengan negatif logaritma konsentrasi ion H⁺. Secara sistematis diungkapkan dengan persamaan sebagai berikut :  

pH = - log [H⁺]  

Analog dengan di atas, maka :  

pH = - log [OH⁻]  

2. Asam kuat

Disebut asam kuat karena zat terlarut dalam larutan ini mengion seluruhnya (α = 1). Untuk menyatakan derajat keasamannya, dapat ditentukan langsung dari konsentrasi asamnya dengan melihat valensinya.  

Rumus :  

[H⁺] = a × Ma  

pH = - log [H⁺]  

Keterangan :  

a = valensi asam  

Ma = Konsentrasi larutan asam  

3. Asam lemah  

Disebut asam lemah karena zat terlarut dalam larutan ini tidak mengion seluruhnya, α ≠ 1, (0 < α < 1). Penentuan besarnya derajat keasaman tidak dapat ditentukan langsung dari konsentrasi asam lemahnya (seperti halnya asam kuat).  

α = √Ka/ Ma

Penghitungan derajat keasaman dilakukan dengan menghitung konsentrasi [H+] terlebih dahulu dengan rumus :  

[H⁺] = √ Ka × Ma  

pH = - log [H⁺]  

Keterangan :  

Ka = tetapan ionisasi asam lemah  

4. Basa kuat  

Disebut basa kuat karena zat terlarut dalam larutan ini mengion seluruhnya (α = 1). Pada penentuan derajat keasaman dari larutan basa terlebih dulu dihitung nilai pOH dari konsentrasi basanya.  

Rumus :  

[OH⁻] = b × Mb  

pOH = - log [OH⁻]  

pH = 14 - pOH  

Keterangan :  

b = valensi basa  

Mb = Konsentrasi larutan basa

 

5. Basa lemah  

Disebut basa lemah karena zat terlarut dalam larutan ini tidak mengion seluruhnya, α ≠ 1, (0 < α < 1).

α = √Kb/ Mb

Penentuan besarnya konsentrasi OH⁻ tidak dapat ditentukan langsung dari konsentrasi basa lemahnya (seperti halnya basa kuat), akan tetapi harus dihitung dengan menggunakan rumus :  

Rumus :  

[OH⁻] = √ Kb × Mb  

pOH = - log [OH⁻]  

pH = 14 – pOH

 

Pelajari lebih lanjut :  

Materi tentang pH asam kuat https://brainly.co.id/tugas/22198177

Materi tentang pH basa kuat https://brainly.co.id/tugas/22134816  

--------------------------------------------------------------------------------------------------  

Detail Jawaban :  

Kelas : 11

Mapel : Kimia  

Bab : Larutan Asam Basa

Kode : 11.7.5

Kata kunci : pH


18. 10 soal tentang Indikator ph beserta jawaban dan penjelasannya


1.indikator yang digunakan dari bahan alami di sekitar disebut...
jawab:Metil Jingga

Mengapa?
karena Metil jingga diambil dari indikator alami misalnya kunyit,wortel


(maaf saya bisa jawab 1 soal saja )

19. contoh soal berserta jawabannya tentang hukum dasar kimia​


Sejumlah logam besi dipijarkan dengan 3,2 gram belerang menghasilkan 8,8 gram senyawa besi(II) sulfida. Berapa gram logam besi yang telah bereaksi?

Pembahasan:

Reaksinya:

Fe(s) +     S(s)       --->    FeS(s)

xgr          3,2gr               8,8gr

Menurut hukum kekekalan massa:

Massa sebelum bereaksi = Massa sesudah bereaksi

(x + 3,2) gr = 8,8 gr

x = (8,8-3,2) gr = 5,6 gram


20. [KIMIA] - Tolong jawab soal nomor 16 dan soal nomor 17 beserta dengan cara pengerjaannya :)​


Jawaban:

Penjelasan:

Lampiran


21. [KIMIA] - Tolong jawab soal nomor 20 berserta dengan cara pengerjaannya :)​


Jawaban:

2

Penjelasan:

Lampiran


22. Soal kimia :Soal ada pada gambarJawab beserta langkah-langkahnyaNo 2 dan 3​


Jawaban:

1. % Fe = 70%

% O = 30%

2. n = 2

Penjelasan:

urea : CO(NH₂)₂ → Mr = 60

∑ atom N = 2


23. tolong buatin aku soal kimia dong3 soal tentang asam lemah, 3 soal basa lemah. beserta pH nya.. jalannya jga ya makasi


gini kalo asam kuat itu nilai ph nya semakin kecil namun tak melebihi tujuh ,, misalkan ph 6,8 itu asam lemah , ph 1 itu asam kuat...

kalo basa kuat ph di atas 7 sampai max 14.
basa lemah ph berkisar 7,8 dsb.
basa kuat ph di atas itu

24. [KIMIA] - Tolong jawab soal nomor 6 dan soal nomor 7 beserta dengan cara pengerjaannya :)​


Jawaban:

6. 10 L

7. 1,829 mol

Penjelasan:

di gambar

Jawaban:

Penjelasan:

Rumus umum PV = nRT

6. Dik : kondisi sama

Berarti P dan T sama

Jadi, V/26L = 0,5mol / 1,3mol

V = 5mol / 13mol x 26L

V = 10 L

7. N / 0,966mol = 54,9L / 29L

N = 0,966 x 54,9L / 29L

N = 1,829 mol

Semoga membantu


25. soal kimia tentukan ph larutan 5x10-3​


Jawaban:

pH larutan adalah 2,3.

Penjelasan:

pH = -log[H+]

Dalam hal ini, pH larutan adalah yang ingin ditentukan, dan konsentrasi ion hidrogen (H+) adalah:

[H+] = 5 × 10^-3 M

Maka, substitusikan nilai [H+] ke dalam persamaan:

pH = -log(5 × 10^-3)

pH = -(-2.3)

pH = 2.3


26. tolong buatkan contoh soal kimia autoredoks beserta jawaban ya...


Pengertian Autoredoks?

Reaksi autoredoks atau disproporsionasi adalah reaksi redoks yang oksidator dan reduktornya merupakan zat yang sama

27. Cara mangerjakan soal kimia soalnya ialah hitunglah pH dari CH3COOH 0,2 M jika ka=2×10pangkat-5


pH CH3COOH jika
M: 0.2 M
Ka: 2x10pangkat-5

[H+]= √ka.ma
[H+]= √2x10-5.2x10-1
[H+]= √4x10-6
[H+]= 2x10pangkat-3

pH= -log H+
pH= -log(2x10pangkat-3)
pH= 3-log2

28. buat lah soal beserta jawabannya minimal 10 .yang ada di pelajaran kimia kelas 10


1. Rumus kimia untuk emas dan perak berturut-turut adalah....
a. Fm dan Pr d. Fm dan Ag
b. Au dan Ag e. Fm dan Au
c. Au dan Pr
2. Contoh dari sifat senyawa ion adalah....
a. Garam dapur d. Tembaga
b. Air e. Udara
c. Besi
3. Berikut ini yang termasuk sifat logam adalah....
a. Memiliki titik didih dan titik leleh yang tinggi
b. Padat
c. Bersifat lunak dan tidak rapuh
d. Larut dalam pelarut air
e. Lunak pada suhu ruang
4. Jumlah atom dalam 7 molekul Ca (OH )2 adalah....atom.
a. 6 d. 35
b. 8 e. 51
c. 16
5. Senyawa berikut yang merupakan rumus empiris adalah....
a. C6 H12 O6 d. C5 H10
b. C2 H6 e. CH3 COOH
c . CH2O
6. Diantara rumus-rumus berikut yang merupakan pasangan rumus molekul dan
rumus empiris yang
tepat adalah....
a. C5 H10 dan CH5 d. H2O2 dan HO4
b. H2 SO4 dan HSO2 e. CH3 COOH dan CH2O
c. C2 H6 dan CH4
7. Nama senyawa Cl2O5 adalah....
a. Dikalsium pentaoksida d. Diklorin pentaoksida
b. Dikalsium tetraoksida e. Klorin tetraoksida
c. Kalsium tetraoksida
8. Rumus senyawa Karbon tetrabromida adalah....
a. CBr3 d. CrBr3
b. CrBr4 e. CBr
c . CBr4
9. Nama senyawa Mg ( CO3 )2 dan Mg3 ( PO4 )2 adalah
a. Magnesium sulfat dan Magnesium karbonat
b. Magnesium karbonat dan Magnesium fosfat
c. Magnesium fosfat dan Magnesium karbonat
d. Magnesium karbonat dan Magnesium sulfat
e. Mandelevium karbonat dan Magnesium karbonat
10. Koefisien reaksi yang tepat untuk reaksi Al Cl3+H2O→Al ( OH )3+HCl berturut-turut adalah....
a. 1:3:1:3 d. 3:1:3:1
b. 1:3:3:3 e. 3:3:3:1
c. 1:3:3:1
11. Reaksi yang setara adalah....
a. C3 H8+O2→CO2+H2O
b. K2O+H2 SO4→K2 SO4+H2O
c. Al Cl3+H2O→Al ( OH )3+HCl
d. Al+H2SO4→Al2 ( SO4 )3+H2
e. C2H6 (g)+3O2 (g)+H2O (l)

29. Soal kimia :Soal ada pada gambarJawab beserta langkah-langkahnya​


STOIKIOMETRI

Dengan menggunakan data massa atom (Ar)

Fe = 56

Na = 23

C = 12

Mg = 24

O = 16

S = 32

Tentukan Mr dari:

a. Fe₂O₃

b. MgSO₄

c. Na₂CO₃

d. C₃H₈O

——————————————

Mr = ∑ Ar = ∑ (Angka Indeks × Ar)

contoh : HₘIₙ ➡ m dan n adalah angka indeks

a ][

Fe₂O₃

Mr = ∑ Ar

Mr = 2 × Ar Fe + 3 × Ar O

Mr = 2 × 56 + 3 × 16

Mr = 160

b ][

MgSO₄

Mr = ∑ Ar

Mr = 1 × Ar Mg + 1 × Ar S + 4 × Ar O

Mr = 1 × 24 + 1 × 32 + 4 × 16

Mr = 120

c ][

Na₂CO₃

Mr = ∑ Ar

Mr = 2 × Ar Na + 1 × Ar C + 3 × Ar O

Mr = 2 × 23 + 1 × 12 + 3 × 16

Mr = 106

d ][

C₃H₈O

Mr = ∑ Ar

Mr = 3 × Ar C + 8 × Ar H + 1 × Ar O

Mr = 3 × 12 + 8 × 1 + 1 × 16

Mr = 60


30. soal kimia gampang kok, tolong dijawab ya ^_^ beserta alasannya


jawaban D
Ka nya paling besar
makin kecil Ka makin lemah

31. tuliskan 10 soal kimia apa saja beserta jawabannya


1. sebutkan perbedaan eksoterm dengan endoterm!
2. tentukan konfigurasi elektron X23!
3. diketahui 25 gr glukosa dengan volume 500 mL (Mr=180) tentukan kemolarannya!
4. berapa mL air harus dicampur dengan 100 mL larutan NaOH 0,5M sehingga konsentrasinya menjadi 0,2 M?
5. sebutkan teori asam-basa "Arhenius"!
     jawaban
1.eksoterm : menghasilkan kalor,suhu naik,entalpi negatif,sistem ke lingkungan
  endoterm : menyerap kalor,suhu turun,entalpi positif,lingkungan ke sistem
2. 2 8 8 5
3. M = gr/Mr x 1000/Volume = 25/180 x 1000/500 = 0,28
4. V1XM1 = V2XM2   0,1X0,5 = V2X0,2  V2 = 0,25L
5. Asam dilarutkan dalam air menhasilkan ion H+
   sedangkan basa OH-

32. tolong di jawab soal kimia kelas 10​ beserta penjelasannya


Jawaban:

jawabannya b bro. HEHEHEHEHEHEHHEHEHEHE

Jawaban:

a. 46

B 56

Penjelasan:

MAAP KALO BENER

33. Tolong buatkan soal kimia stokiometri beserta jawabannya​


Penjelasan:

Sebanyak 4,0 gram cuplikan yang mengandung senyawa hidrokarbon dibakar sempurna dengan gas oksigen. Jika presentase (%) massa karbon dalam cuplikan tersebut adalah 30%, maka massa karbon dioksida yang dihasilkan dalam proses pembakaran tersebut adalah.... (Ar C = 12, O = 16)

A. 3,3

B. 4,4

C. 5,4

D. 5,5

E. 6,0

Jawaban : B


34. hitung Ph larutan dari A. HN03 0,03M B. Ba(OH)2 0,2MPlish jawab yang jago kimia​


A. HNO3 adalah asam kuat. Sehingga untuk mencari [H+]= a. Ma, dengan a adalah valensi asam dan Ma adalah konsentrasi larutan. Sehingga [H+]= 1x0.03 = 0.03 = 3x10^-2 . PH = - Log [H+] = -Log (3x10^-2) = 2-Log 3

B. Ba(OH)2 adalah basa kuat. Sehingga [OH-]= bxMb = 2x0.2=0.4=4x10^-1 , maka POH= -Log [OH-] = 1-Log 4. Ini masih POH, karena yang ditanya adalah PH, maka PH=14-POH, maka PH= 13+Log 4


35. Buatlah masing-masing satu contoh soal dan jawaban - menghitung pH asam kuat - menghitung pH basa kuat -menghitung pH asam lemah -menghitung pH basa lemah


Jawaban:

Hitunglah Ph larutan asam basa berikut ini

jawabannya ad pda lmpiran

semoga membntu

maaf klo ad yg slh


36. hitunglah pH dari 0,2 m H3PO4 ka=0,008 tolong dijawab sekarang beserta caranya


Gitu ya caranya. Bisa di cek lagi hitungannya

37. penjelasan tentang kimia unsur beserta contoh soal dan jawabannya?



Unsur kimia, atau hanya disebut unsur, adalah zat kimia yang tidak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih kecil, atau tidak dapat diubah menjadi zat kimia lain dengan menggunakan metode kimia biasa.

Partikel terkecil dari unsur adalah atom. Sebuah atom terdiri atas inti atom (nukleus) dan dikelilingi oleh elektron. Inti atom terdiri atas sejumlah proton dan neutron. Hingga saat ini diketahui terdapat kurang lebih 117 unsur di dunia.

Soal dan jawaban tentang Kimia Unsur
1. Identifikasi suatu unsur dapat dilakukan melalui pengamatan fisis maupun kimia. Berikut yang bukan merupakan pengamatan kimia adalah ….
A. perubahan warna
B. perubahan suhu
C. terjadinya endapan
D. kekerasan atau kelunakan
E. timbulnya gas Jawab: D


~semoga membantu
~kesalahan jawaban dan tulisan harap dimaklumi
~jika jawaban saya sangat memuaskan Tandai saya sebagai Yang Terbaik

unsur kimia adalah materi yang tidak dapat dipisahkan melalui proses sederhana. 117 unsur yang terbagi menjadi 16 golongan dan 7 perioda.

unsur 88 Ra berada pada golongan...?

jawab : 81=2+8+8+18+18+32+2

karena yang terakhir 2 maka periode 2a

38. hitung Ph larutan dari A. HN03 0,03M B. Ba(OH)2 0,2MPlish jawab yang jago kimia


Jawab :  

pH larutan dari :

A. HNO₃ 0,03 M adalah  2  - log 3.

B. Ba(OH)₂ 0,2 M adalah 13 + log 4.

Penyelesaian soal :  

Diketahui : A. HNO₃ 0,03 M  

                  B. Ba(OH)₂ 0,2 M

Ditanya : pH ...?  

Jawab :  

A. pH HNO₃ 0,03 M

HNO₃ → H⁺ + NO₃⁻  

valensi asam = 1

[H⁺] = a × Ma = 1 × 3 × 10⁻²  = 3 × 10⁻²

pH = - log [H⁺] = - log 3 × 10⁻² = 2  - log 3

B. pH Ba(OH)₂ 0,2 M

Ba(OH)₂ → Ba²⁺ + 2 OH⁻  

Valensi basa = 2

[OH⁻ ] = b × Mb = 2 × 2 × 10⁻¹ = 4 × 10⁻¹

pOH = - log [OH⁻] = - log 4 × 10⁻¹  = 1 - log 4

pH = 14 – pOH = 14 - (1 - log 4) = 13 + log 4  

⇒ Kesimpulan, pH larutan dari :

A. HNO₃ 0,03 M adalah  2  - log 3.

B. Ba(OH)₂ 0,2 M adalah 13 + log 4.

Pembahasan :  

1. Konsep pH dan pOH  

pH atau derajat keasaman digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman atau ke basaan yang dimiliki oleh suatu larutan. Yang dimaksudkan “keasaman” di sini adalah konsentrasi ion hidrogen dalam pelarut air. Nilai pH berkisar dari 0 hingga 14. Derajat atau tingkat keasaman larutan bergantung pada konsentrasi H⁺ dalam larutan. Semakin besar konsentrasi ion H⁺ makin asam larutan.  

Konsep pH untuk menyatakan konsentrasi ion H⁺, yaitu sama dengan negatif logaritma konsentrasi ion H⁺. Secara sistematis diungkapkan dengan persamaan sebagai berikut :  

pH = - log [H⁺]  

Analog dengan di atas, maka :  

pH = - log [OH⁻]  

2. Asam kuat

Disebut asam kuat karena zat terlarut dalam larutan ini mengion seluruhnya (α = 1). Untuk menyatakan derajat keasamannya, dapat ditentukan langsung dari konsentrasi asamnya dengan melihat valensinya.  

Rumus :  

[H⁺] = a × Ma  

pH = - log [H⁺]  

Keterangan :  

a = valensi asam  

Ma = Konsentrasi larutan asam  

3. Asam lemah  

Disebut asam lemah karena zat terlarut dalam larutan ini tidak mengion seluruhnya, α ≠ 1, (0 < α < 1). Penentuan besarnya derajat keasaman tidak dapat ditentukan langsung dari konsentrasi asam lemahnya (seperti halnya asam kuat).  

α = √Ka/ Ma

Penghitungan derajat keasaman dilakukan dengan menghitung konsentrasi [H+] terlebih dahulu dengan rumus :  

[H⁺] = √ Ka × Ma  

pH = - log [H⁺]  

Keterangan :  

Ka = tetapan ionisasi asam lemah  

4. Basa kuat  

Disebut basa kuat karena zat terlarut dalam larutan ini mengion seluruhnya (α = 1). Pada penentuan derajat keasaman dari larutan basa terlebih dulu dihitung nilai pOH dari konsentrasi basanya.  

Rumus :  

[OH⁻] = b × Mb  

pOH = - log [OH⁻]  

pH = 14 - pOH  

Keterangan :  

b = valensi basa  

Mb = Konsentrasi larutan basa

 

5. Basa lemah  

Disebut basa lemah karena zat terlarut dalam larutan ini tidak mengion seluruhnya, α ≠ 1, (0 < α < 1).

α = √Kb/ Mb

Penentuan besarnya konsentrasi OH⁻ tidak dapat ditentukan langsung dari konsentrasi basa lemahnya (seperti halnya basa kuat), akan tetapi harus dihitung dengan menggunakan rumus :  

Rumus :  

[OH⁻] = √ Kb × Mb  

pOH = - log [OH⁻]  

pH = 14 – pOH

 

Pelajari lebih lanjut :  

Materi tentang pH asam kuat https://brainly.co.id/tugas/22198177

Materi tentang pH basa kuat https://brainly.co.id/tugas/22134816  

--------------------------------------------------------------------------------------------------  

Detail Jawaban :  

Kelas : 11

Mapel : Kimia  

Bab : Larutan Asam Basa

Kode : 11.7.5

Kata kunci : pH


39. tolong bantu jawab soal kimia ini berserta caranya yg benar​


1. nh4cl dia itu terhidrolisis sebagian dikarenakan nh4cl terbentuk dari basa lemah [nh4(OH)] dan asam kuat (HCl) serta bersifat asam
2. MgSO4 dia terhidrolisis sempurna karena terbentuk dari basa kuat mg(oh)2 dan asam kuat H2so4 serta bersifat netral
3. al2(co3)3 terhidrolisis sebagian karena terbentuk dari basa kuat dan asam lemah serta bersifat basa
4. Mg(CN) 2 terhidrolisis sebagian karena terbentuk dari basa kuat dan asam lemah serta bersifat basa.
5 na2co3 terhidrolisis sebagian karena terbentuk dari basa kuat dan asam lemah serta bersifat asam
Semoga membantu

40. 1. Cari dan tulis rumus pH asam kuat (beri kotak dg warna yg cerah) 2. Tulis 5 soal menentukan pH pada asam kuat beserta jawabannya (soal hitungan ya, bukan soal teori) 3. Cari dan tulis rumus pH asam lemah (beri kotak dg warna yg cerah) 4. Tulis 5 soal menentukan pH pada asam lemah beserta jawabannya (soal hitungan ya, bukan soal teori)


Jawaban:

1. Liat di poto

2.Liat di poto

3.Liat di poto

4.

Soal no 1. 2,45 gram H3PO4 dilarutkan ke dalam 250 ml air sehingga terbentuk larutan dengan pH………(Ar H = 1, P = 31, dan O = 16)

Pembahasan:

Cara menjawab soal ini mirip dengan soal sebelumnya hanya saja H3PO4 adalah asam lemah.

Mol H3PO4 yang dilarutkan:

mol = gr/Mr = 2,45/98 = 0,025 mol

Konsentrasi H3PO4 yang terbentuk:

M = mol/V = 0,025 mol/0,25 L = 0,1 M

H3PO4 walaupun asam bervalensi 3 tapi valensi tidak diikutkan dalam mencari H + karena H3PO4 adalah asam lemah.

Konsentrasi H+ dalam larutan H3PO4 adalah:

7 Contoh Soal (Pilihan Ganda) Menghitung pH Larutan Asam Kuat dan Asam Lemah

Maka pH larutan yang terbentuk adalah

pH = - log [H+] = - log 10-³ = 3

Penjelasan:

Maaf cuma bisa bantu segini


Video Terkait

Kategori kimia